Bulan depan, krisis keuangan Palestina meningkat

Jum'at, 18 Januari 2013 - 14:11 WIB
Bulan depan, krisis...
Bulan depan, krisis keuangan Palestina meningkat
A A A
Sindonews.com - Perdana Menteri Palestina, Salam Fayyad mengatakan krisis keuangan yang meliputi pemerintah Palestina mungkin akan meningkat bulan depan, Kamis (17/1/2013), meski pemerintah Arab Saudi sudah memberikan bantuan dana. Hal ini berkaitan dengan kebijakan pemerintah Isreal untuk menahan pendapatan pajak atas nama Otoritas Palestina besarnya USD100 juta per bulan (Rp 965 juta).

"Ada tanda-tanda krisis keuangan yang menimpa pemerintah Palestina meningkat bulan depan, setelah pemerintah Arab Saudi mengucurkan dana bantuan sebesar USD 100 juta untuk pemerintah Palestina," ungkap Fayyad usai menghadiri acara pembukaan pusat kebudayaan Andalusia di Betlehem.

Seperti diberitakan dalam Maannews, dalam beberapa bulan terakhir pemerintah Pelestina menghadapi krisis ekonomi karena Israel menahan pendapatan pajak atas nama Otoritas Palestina. Penahanan dana pajak ini dilakukan Israel sebagai tindakan balasan atas peningkatan status Palestina di PBB. Buntutnya, Pemerintah Otoritas Palestina di Tepi Barat kesulitan untuk membayar gaji pekerja sektor publik senilai USD300 juta.

Namun, kemarin Pemerintah Otoritas Palestina telah berjanji untuk membayar gaji pekerja sektor publik pada Minggu 20 Januari. Gaji yang dibayarkan adalah gaji untuk bulan Desember 2012.

“Pegawai pemerintah akan menerima setengah dari gaji Desember mereka, minimal 1.500 Shekel (USD402) dan maksimal 4.000 Shekel (USD1.073),” ungkap Menteri Keuangan Otoritas Palestina, Nabil Qassis.

Gaji penuh untuk pekerja sektor publik belum dibayar selama hampir tiga bulan terakhir. Guna mengatasi masalah keuangan tersebut, Pemerintah Otoritas Palestina sebelumnya berinisiatif untuk meningkatkan pendapatan dengan mengumpulkan tagihan listrik dan tagihan air dari masyarakat, telah terhambat oleh aksi protes.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Palestina Tiba...
Timnas Palestina Tiba di Indonesia, Yel-Yel Ahlan Wa Sahlan Menggema
Palestina Desak Belanda...
Palestina Desak Belanda Mengakui Negara Palestina
Aksi Bela Palestina,...
Aksi Bela Palestina, Ratusan Nelayan Mabak Gelar Aksi di Lautan Merak
Ikut Aksi Bela Palestina,...
Ikut Aksi Bela Palestina, Hidayat Nur Wahid Minta Prabowo Tegas Bela Kemerdekaan Palestina
Ribuan Warga Kembali...
Ribuan Warga Kembali ke Rumah Mereka meski Kota Gaza telah Hancur
Brigade Jenin Tolak...
Brigade Jenin Tolak Serahkan Senjata, Rakyat Palestina Ingin Akhiri Perang Saudara
Berita Terkini
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
25 menit yang lalu
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
1 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
5 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
6 jam yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
7 jam yang lalu
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
8 jam yang lalu
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved