AS & Jepang kaji ulang pedoman pertahanan

Kamis, 17 Januari 2013 - 22:21 WIB
AS & Jepang kaji ulang...
AS & Jepang kaji ulang pedoman pertahanan
A A A
Sindonews.com - Amerika Serikat (AS) dan Jepang mulai Kamis (17/1/2013) melakukan revisi pedoman kerja sama pertahanan untuk pertama kalinya dalam kurun 15 tahun terakhir. Hal ini dilakukan setelah Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menghadapi sengketa wilayah dengan China dan program nuklir Korea Utara (Korut).

Revisi terhadap pedoman yang menetapkan aturan tentang bagaimana Jepang dan pasukan AS bekerja sama di atau dekat wilayah Jepang, dilakukan setelah Abe yang memimpin Partai Liberal Demokrat memenangkan pemilihan umum bulan lalu.

"Kami ingin membahas peran Pasukan Bela Diri Jepang dan peran pasukan AS untuk periode 10-15 tahun berikutnya dan pada lingkungan keamanan selama periode itu," kata seorang pejabat Kementerian Pertahanan Jepang pada wartawan, seperti dikutip dari thestar.

"Selama 15 tahun terakhir, memang terjadi perubahan drastis dalam lingkungan keamanan di Jepang, termasuk adanya ekspansi maritim China dan pembangunan program rudal Korut," lanjut pernyataan Pemerintah Jepang.

Kaji ulang ini akan dimulai dengan pertemuan tingkat kerja di Tokyo, antara pejabat AS dan Jepang. Kaji ulang ini kemungkinan akan memakan waktu satu tahun atau lebih, dan bertepatan dengan fokus diplomatik AS dan poros keamanan untuk Asia.

"Salah satu isu yang lazim adalah apakah pemerintahan PM Abe akan menafsirkan konstitusi untuk menggunakan hak bela diri kolektif," kata Nicholas Szechenyi, rekan senior di Pusat Studi Strategis dan Internasional AS.

"Jika keputusan kebijakan diambil, itu jelas akan berdampak pada cara Pertahanan Diri Pasukan AS dan koordinat militer," lanjutnya.

Jepang mengakui memiliki apa yang dikenal sebagai hak kolektif pertahanan diri, yang berarti hak untuk membela pasukan sekutu yang diserang, bahkan ketika Jepang sendiri tidak sedang diserang.
(esn)
Berita Terkait
Jepang Segera Beli 400...
Jepang Segera Beli 400 Rudal Jelajah Tomahawk dari Amerika Serikat
MotoGP Jepang 2021 Batal...
MotoGP Jepang 2021 Batal Digelar, Dorna Sports Tunjuk Amerika Serikat
Jepang dan AS Bahas...
Jepang dan AS Bahas Lonjakan Kasus Covid-19 di Pangkalan Militer AS
Final Bola Basket Putri...
Final Bola Basket Putri Olimpiade Tokyo 2020; Amerika Serikat Tumbangkan Jepang
Pendaratan ke Bulan,...
Pendaratan ke Bulan, Kegagalan Jepang dan Tuduhan Teori Konspirasi Amerika Serikat
Manusia Pertama di Amerika...
Manusia Pertama di Amerika dan Jepang Ternyata Berasal dari China Utara
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
3 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
4 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
5 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
6 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
7 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
8 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved