Empat warga Afghanistan tewas ditembak tentara AS

Kamis, 17 Januari 2013 - 20:02 WIB
Empat warga Afghanistan...
Empat warga Afghanistan tewas ditembak tentara AS
A A A
Sindonews.com - Empat orang warga sipil Afghanistan, tewas ditembak tentara Amerika Serikat di Provinsi Herat, Pakistan, Kamis (17/1/2013).

"Dua orang wanita dewasa dan dua anak kecil tewas setelah ditembak oleh pasukan AS di Distrik Shindand, Provinsi Herat," ungkap pejabat lokal setempat seperti dilansir Presstv.

Militer AS mengkonfirmasi penembakan tersebut. Namun, mereka membantah bahwa korban tewas adalah penduduk sipil, empat orang korban tewas merupakan anggota mlitan Afghanistan.

Saat ini sekitar 67 ribu tentara AS di Afghanistan. Pasukan AS ini bergabung dengan pasukan koalisi NATO dan 337 ribu tentara dan polisi lokal. Hingga kini, pasukan koalisi dan Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan (ANSF) terus bahu-membahu memberantas teroris di Afghanistan.

Seperti diketahui, AS melancarakan invasi ke Afgahanistan sejak 2001 lalu dengan dalih memerangi terorisme. Meski ratusan ribu pasukan datang dan pergi dari Afghanistan namun kondisi di negara itu tidak kunjung aman. Invasi ini telah menjadi konflik militer terpajang dalam sejarah militer AS.
(esn)
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
1 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
5 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
6 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
7 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
8 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
9 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved