Dua orang tewas akibat baku tembak di AS
Rabu, 16 Januari 2013 - 18:59 WIB
Dua orang tewas akibat baku tembak di AS
A
A
A
Sindonews.com - Baku tembak pecah di Perguruan tinggi Hazard Community and Technical, pegunungan timur Kentucky, Lexington, Selasa (15/1/2013) malam. Kepolisian Lexington mengatakan dua orang tewas sementara seorang lainya terluka dalam baku tembak tersebut.
"Dua orang telah ditahan dalam insiden penembakan yang terjadi di Perguruan tinggi Hazard Community and Technical. Keduanya menggunakan sebuah senapan semi otomatis," ungkap Allen, Kepala kepolisian Hazard seperti diberitakan dalam Reuters, Rabu (16/1/2013).
Dalam sebuah konfresi pers Allen mengambarkan dua korban tewas adalah seorang pria berusia 50 tahun dan seorang wanita berusia sekitar 20-30 tahunan. Sementara, korban luka adalah seorang remaja, dia kini tengah menjalani pengobatan di Rumah Sakit Univesitas Kentucky di Lexington.
"Insiden tersebut tidak terkait dengan lingkungan perguruan tinggi. Insiden penembakan tersebut dipicu oleh konflik domestik," ungkap Allen.
Usai penembakan keamanan disekitar kampus ditingkatkan. Polisi lantas menggeledah seisi kampus untuk memastikan tidak ada satupun pihak yang membawa senjata.
Sementara itu, Petinggi Perguruan tinggi Hazard Community and Technical, Steve Griner mengatakan kegiatan belajar mengajr untuk 4.700 siswa pada Rabu ini ditiadakan untuk kepentingan penyelidikan.
"Dua orang telah ditahan dalam insiden penembakan yang terjadi di Perguruan tinggi Hazard Community and Technical. Keduanya menggunakan sebuah senapan semi otomatis," ungkap Allen, Kepala kepolisian Hazard seperti diberitakan dalam Reuters, Rabu (16/1/2013).
Dalam sebuah konfresi pers Allen mengambarkan dua korban tewas adalah seorang pria berusia 50 tahun dan seorang wanita berusia sekitar 20-30 tahunan. Sementara, korban luka adalah seorang remaja, dia kini tengah menjalani pengobatan di Rumah Sakit Univesitas Kentucky di Lexington.
"Insiden tersebut tidak terkait dengan lingkungan perguruan tinggi. Insiden penembakan tersebut dipicu oleh konflik domestik," ungkap Allen.
Usai penembakan keamanan disekitar kampus ditingkatkan. Polisi lantas menggeledah seisi kampus untuk memastikan tidak ada satupun pihak yang membawa senjata.
Sementara itu, Petinggi Perguruan tinggi Hazard Community and Technical, Steve Griner mengatakan kegiatan belajar mengajr untuk 4.700 siswa pada Rabu ini ditiadakan untuk kepentingan penyelidikan.
(esn)