Red October ancam negara-negara Eropa Timur

Selasa, 15 Januari 2013 - 19:27 WIB
Red October ancam negara-negara...
Red October ancam negara-negara Eropa Timur
A A A
Sindonews.com – Sebuah perusahaan pembuat software anti-virus, Lab Kaspersky, mengaku telah mengidentifikasi sebuah virus komputer baru yang dijuluki "Red October". Virus ini diyakini menargetkan negara-negara Eropa Timur, yang tampaknya mengumpulkan file rahasia NATO dan enkripsi Uni Eropa.

"Fokus utama dari kampanye ini adalah menargetkan negara-negara di Eropa Timur, bekas Uni Soviet dan negara-negara di Asia Tengah, meskipun korban bisa saja ada di mana pun, termasuk di Eropa Barat dan Amerika Utara," sebut sebuah pernyataan Lab Kaspersky, Senin (14/1/2013).

Red October, yang telah aktif sejak 2007, muncul untuk mengumpulkan file dienkripsi dengan perangkat lunak yang digunakan oleh beberapa entitas dari Uni Eropa untuk NATO,” lanjut pernyataan tersebut.

Kaspersky mengatakan, Red October juga bisa menginfeksi smartphone dan mengumpulkan informasi login untuk menguji pada sistem lainnya. Red October memiliki modul unik yang bersembunyi di Adobe Reader dan program Microsoft Office. Kondisi ini memungkinkan penyerang untuk mendapatkan kembali akses, jika virus ditemukan dan dihapus.

“Selain lembaga diplomatik dan pemerintah dari berbagai negara di seluruh dunia, Red October juga menargetkan lembaga penelitian, kelompok energi dan nuklir, target perdagangan, serta kedirgantaraan,” tambah pernyataan Lab Kaspersky.

Didirikan pada 1997, Lab Kaspersky mempekerjakan lebih dari 2.300 tenaga spesialis dan merupakan perusahaan keamanan Teknologi Informasi terkemuka dan perusahaan pengembang perangkat lunak anti-virus.
(esn)
Berita Terkait
Uni Eropa Jamin Semua...
Uni Eropa Jamin Semua Vaksin Boleh Digunakan
Lawan Disinformasi,...
Lawan Disinformasi, Uni Eropa Bentuk Kementerian Kebenaran
Kacaukan Logistik Pasukan...
Kacaukan Logistik Pasukan Rusia, Ukraina Rusak Jembatan di Wilayah Selatan
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
Presiden Jokowi di KTT...
Presiden Jokowi di KTT ASEAN - Uni Eropa
Duta Besar Uni Eropa...
Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi Jadi Dosen Tamu di UKI
Berita Terkini
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
22 menit yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
1 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
3 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
6 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
7 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
9 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved