Serangan militer Suriah tewaskan 62 pemberontak
Senin, 14 Januari 2013 - 17:24 WIB
Serangan militer Suriah tewaskan 62 pemberontak
A
A
A
Sindonews.com - Eskalasi pertempuran antara militer dan pemberontak Suriah terjadi dalam dua hari terakhir. Sedikitnya, 62 orang dilaporkan tewas akibat baku tembak yang terjadi di beberapa wilayah di Kota Damaskus dan Homs, Minggu (14/1/2013).
Militer Suriah mengklaim, sedikitnya 20 orang pemberontak tewas dalam baku tembak yang terjadi di Burj Qaei, di pinggiran Damaskus. Seorang di antara mereka adalah Muhammad al-Saeq, seorang anggota komanda al-Qaeda.
Sementara itu, serangan yang dilancarkan oleh militer Suriah juga terjadi di dua wilayah di pinggiran Damaskus lainya. Di wilayah Mesraba, 13 pemberontak dilaporkan tewas. Sementara di wilayah al-Marah, 9 pemberontak bersenjata dilaporkan tewas setelah terlibat kontak senjata dengan militer Suriah.
Serangan lainya juga terjadi di Provinsi Homs. Sedikitnya 20 orang pemberontak dilaporkan tewas, setelah tentara Suriah melancarkan serangan ke dua benteng pemberontak, yakni di Kota Kafarnan dan al Tayyebeh.
Seperti diberitakan dalam Fars, militer Suriah mengatakan, dalam beberapa pekan terakhir ini mereka gencar mengusir pemberontak di beberapa wilayah perkotaan. Sebab serangan yang mereka lancarakan di Ibu Kota telah membuat penduduk tidak aman.
Militer Suriah mengklaim, sedikitnya 20 orang pemberontak tewas dalam baku tembak yang terjadi di Burj Qaei, di pinggiran Damaskus. Seorang di antara mereka adalah Muhammad al-Saeq, seorang anggota komanda al-Qaeda.
Sementara itu, serangan yang dilancarkan oleh militer Suriah juga terjadi di dua wilayah di pinggiran Damaskus lainya. Di wilayah Mesraba, 13 pemberontak dilaporkan tewas. Sementara di wilayah al-Marah, 9 pemberontak bersenjata dilaporkan tewas setelah terlibat kontak senjata dengan militer Suriah.
Serangan lainya juga terjadi di Provinsi Homs. Sedikitnya 20 orang pemberontak dilaporkan tewas, setelah tentara Suriah melancarkan serangan ke dua benteng pemberontak, yakni di Kota Kafarnan dan al Tayyebeh.
Seperti diberitakan dalam Fars, militer Suriah mengatakan, dalam beberapa pekan terakhir ini mereka gencar mengusir pemberontak di beberapa wilayah perkotaan. Sebab serangan yang mereka lancarakan di Ibu Kota telah membuat penduduk tidak aman.
(esn)