Netanyahu: Ancaman sesungguhnya adalah Iran & Suriah
Rabu, 09 Januari 2013 - 22:58 WIB
Netanyahu: Ancaman sesungguhnya adalah Iran & Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dengan lantang, ambisi nuklir Iran dan senjata kimia Suriah adalah ancaman nyata terhadap dunia. Netanyahu pun menyebut proyek pembangunan pemukiman Israel bukan merupakan ancaman.
"Bahaya itu bukan berasal dari universitas di Ariel. Bahaya itu bukanlah pembangunan pemukiman Israel di Yerusalem," ujar Netanyahu, seperti dikutip The News, Rabu (9/1/2013).
"Bahaya adalah Iran yang sedang membangun senjata nuklir. Bahaya itu adalah senjata kimia Suriah," paparnya.
Ariel yang dimaksud oleh Netanyahu adalah sebuah kota di wilayah Tepi Barat. Netanyahu berkunjung ke Kota tersebut dan berpidato di universitas pertama di Ariel. Kota Ariel menjadi wilayah terbesar ke-empat yang dipenuhi oleh pemukiman Yahudi di Tepi Barat.
Populasi warga di Ariel mencapai 17.800 jiwa, dua pekan lalu, Menteri Pertahanan Ehud Barak berniat untuk memperbaharui pemukiman-pemukiman di Ariel. Barak pun memutuskan untuk meningkatkan pendidikan warga setempat.
Seperti diketahui, isu pemukiman dan Iran menjadi topik pembahasan panas dalam kampanye Pemilu Parlemen Israel yang dijadwalkan pada 10 Januari mendatang. Kubu Netanyahu (Likud) tak henti-hentinya mengampanyekan pembangunan pemukiman Yahudi.
Sementara itu, fraksi oposisi dari Hatnuah, Tzipi Livni justru mengatakan bahwa pembangunan pemukiman itu akan menjadi bumerang bagi Israel. Hal itu disebabkan karena, proyek-proyek pemukiman yang digagas Netanyahu dilaksanakan di wilayah yang nantinya akan diberikan ke Palestina usai perjanjian damai disepakati.
"Bahaya itu bukan berasal dari universitas di Ariel. Bahaya itu bukanlah pembangunan pemukiman Israel di Yerusalem," ujar Netanyahu, seperti dikutip The News, Rabu (9/1/2013).
"Bahaya adalah Iran yang sedang membangun senjata nuklir. Bahaya itu adalah senjata kimia Suriah," paparnya.
Ariel yang dimaksud oleh Netanyahu adalah sebuah kota di wilayah Tepi Barat. Netanyahu berkunjung ke Kota tersebut dan berpidato di universitas pertama di Ariel. Kota Ariel menjadi wilayah terbesar ke-empat yang dipenuhi oleh pemukiman Yahudi di Tepi Barat.
Populasi warga di Ariel mencapai 17.800 jiwa, dua pekan lalu, Menteri Pertahanan Ehud Barak berniat untuk memperbaharui pemukiman-pemukiman di Ariel. Barak pun memutuskan untuk meningkatkan pendidikan warga setempat.
Seperti diketahui, isu pemukiman dan Iran menjadi topik pembahasan panas dalam kampanye Pemilu Parlemen Israel yang dijadwalkan pada 10 Januari mendatang. Kubu Netanyahu (Likud) tak henti-hentinya mengampanyekan pembangunan pemukiman Yahudi.
Sementara itu, fraksi oposisi dari Hatnuah, Tzipi Livni justru mengatakan bahwa pembangunan pemukiman itu akan menjadi bumerang bagi Israel. Hal itu disebabkan karena, proyek-proyek pemukiman yang digagas Netanyahu dilaksanakan di wilayah yang nantinya akan diberikan ke Palestina usai perjanjian damai disepakati.
(esn)