Militer Israel siapkan rumah sakit untuk serangan kimia
Kamis, 03 Januari 2013 - 18:37 WIB
Militer Israel siapkan rumah sakit untuk serangan kimia
A
A
A
Sindonews.com – Israel Defense Forces (IDF) mempersiapkan semua rumah sakit di Israel untuk menghadapi berbagai ancaman keamanan, termasuk serangan besar-besaran dan serangan rudal kimia. Demikian dilaporkan oleh Jpost, Rabu (2/1/2013).
Sebuah sumber di IDF menyatakan, bahwa sesungguhnya persiapan untuk menghadapi serangan kimia sudah dilakukan sejak 3 tahun silam. Persiapan meliputi pelatihan staf rumah sakit untuk menghadapi serangan rudal konvensional, penanganan korban insiden, dan penanganan korban dalam jumlah besar.
"Kami banyak berlatih untuk persiapan menghadapi serangan senjata kimia," kata sebuah sumber di tubuh IDF. “Ini adalah masalah kami dan hanya kami yang bisa menanganinya. Tidak ada ruang untuk kesalahan,” lanjutnya.
Latihan memang ditekankan untuk menghadapi serangan senjata kimia. “Sebab, Israel tidak memiliki pengalaman dengan hal ini,” tambah sang sumber. Saat ini, ancaman serangan kimia dari negara tetangga Israel, Suriah memang sangat rendah. Tapi, Israel tetap bersiap untuk menghadapi kemungkinan itu.
Departemen medis di bawah yurisdiksi Kementerian Kesehatan Israel, telah berkordinasi dengan rumah sakit untuk mempersiapkan segala kemungkinan. Semua rumah sakit di Israel yang berjumlah 27 buah, telah menjalani latihan instensif penanganan serangan kimia. Dalam setahun, setiap rumah sakit menjalani 25 kali pelatihan.
Sebuah sumber di IDF menyatakan, bahwa sesungguhnya persiapan untuk menghadapi serangan kimia sudah dilakukan sejak 3 tahun silam. Persiapan meliputi pelatihan staf rumah sakit untuk menghadapi serangan rudal konvensional, penanganan korban insiden, dan penanganan korban dalam jumlah besar.
"Kami banyak berlatih untuk persiapan menghadapi serangan senjata kimia," kata sebuah sumber di tubuh IDF. “Ini adalah masalah kami dan hanya kami yang bisa menanganinya. Tidak ada ruang untuk kesalahan,” lanjutnya.
Latihan memang ditekankan untuk menghadapi serangan senjata kimia. “Sebab, Israel tidak memiliki pengalaman dengan hal ini,” tambah sang sumber. Saat ini, ancaman serangan kimia dari negara tetangga Israel, Suriah memang sangat rendah. Tapi, Israel tetap bersiap untuk menghadapi kemungkinan itu.
Departemen medis di bawah yurisdiksi Kementerian Kesehatan Israel, telah berkordinasi dengan rumah sakit untuk mempersiapkan segala kemungkinan. Semua rumah sakit di Israel yang berjumlah 27 buah, telah menjalani latihan instensif penanganan serangan kimia. Dalam setahun, setiap rumah sakit menjalani 25 kali pelatihan.
(esn)