Pemerintah China perintahkan anak kunjungi orang tua mereka
Jum'at, 28 Desember 2012 - 23:56 WIB
Pemerintah China perintahkan anak kunjungi orang tua mereka
A
A
A
Sindonews.com – Badan Legislatif Nasional China mengesahkan undang-undang yang mengharuskan anak-anak dewasa untuk lebih sering mengunjungi orang tua mereka. Jika tidak, orang tua bisa menggugat anak mereka. Perubahan tersebut tidak menentukan seberapa sering kunjungan harus dilakukan.
Seperti dilaporkan News.cam.au, Jumat (28/12/2012), media pemerintah China mengatakan, klausul baru ini akan memungkinkan orang tua tua yang merasa diabaikan oleh anak-anak mereka untuk membawa anak-anak mereka ke pengadilan.
Langkah ini diambil, setelah muncul banyak laporan dari para orang-orang tua yang ditinggalkan atau diabaikan oleh anak-anak mereka. Saat ini, kaum usia lanjut di China memang meningkat. Hal ini bisa terjadi karena adanya aturan yang membatasi keluarga di China untuk memiliki anak, terutama yang tinggal di perkotaan.
Tingginya jumlah usia lanjut di China, membuat kaum manula memenuhi rumah-rumah jompo atau tempat perawatan bagi orang tua. Namun, bagi warga yang tidak mampu, biasanya membiarkan orang tuanya hidup seoran diri.
Penuaan yang cepat menimbulkan ancaman serius bagi stabilitas negara di sektor sosial dan ekonomi. Akibat kurangnya kaum muda, maka China diprediksi akan kekurangan tenaga kerja di usia potensial dalam beberapa dekade ke depan.
Seperti dilaporkan News.cam.au, Jumat (28/12/2012), media pemerintah China mengatakan, klausul baru ini akan memungkinkan orang tua tua yang merasa diabaikan oleh anak-anak mereka untuk membawa anak-anak mereka ke pengadilan.
Langkah ini diambil, setelah muncul banyak laporan dari para orang-orang tua yang ditinggalkan atau diabaikan oleh anak-anak mereka. Saat ini, kaum usia lanjut di China memang meningkat. Hal ini bisa terjadi karena adanya aturan yang membatasi keluarga di China untuk memiliki anak, terutama yang tinggal di perkotaan.
Tingginya jumlah usia lanjut di China, membuat kaum manula memenuhi rumah-rumah jompo atau tempat perawatan bagi orang tua. Namun, bagi warga yang tidak mampu, biasanya membiarkan orang tuanya hidup seoran diri.
Penuaan yang cepat menimbulkan ancaman serius bagi stabilitas negara di sektor sosial dan ekonomi. Akibat kurangnya kaum muda, maka China diprediksi akan kekurangan tenaga kerja di usia potensial dalam beberapa dekade ke depan.
(esn)