Dua kebakaran di hari natal, 8 warga Filipina tewas
Selasa, 25 Desember 2012 - 19:01 WIB
Dua kebakaran di hari natal, 8 warga Filipina tewas
A
A
A
Sindonews.com - Sedikitnya delapan orang tewas dan ribuan lainnya kehilangan tempat tinggal setelah dua kebakaran melanda Ibu Kota Filipina, Manila, Selasa (25/12/2012). Kebakaran pertama terjadi di sebelah utara Manila. “Kebakaran ini melalap deretan apartemen tua,” kata petugas pemadam kebakaran, Francisco Mabunga, seperti dikutip dari channelnewsasia.
Setelah api berhasil dipadamkan, ditemukan tujuh mayat yang hangus terbakar. "Mereka semua diyakini berasal dari keluarga yang tinggal di salah satu unit apartemen, di mana kebakaran diduga berawal," tambah Mabunga.
Diduga, para korban mengadakan pesta hingga larut malam untuk merayakan Natal. Mayoritas dari 14 juta warga Manila adalah umat Kristiani yang sangat antusias menyambut datangnya hari natal.
Kebakaran kedua terjadi di sebuah perkampungan kumuh di Distrik San Juan, Manila. Kebakaran ini memicu kerusuhan. Para penghuni perkampungan kumuh marah karena menganggap petugas pemadam kebakaran telat tiba di lokasi kebakaran.
"Warga mulai merebut selang dari petugas pemadam kebakaran. Kami tidak bisa berbuat apa-apa, karena petugas mengkhawatirkan keselamatan mereka sendiri," kata Mabunga. Menurutnya, truk pemadam kebakaran kesulitan tiba di lokasi karena kecilnya jalan-jalan di lingkungan itu. Tambahan, banyak kendaraan yang diparkir di sisi jalan dan menghalangi truk pemadam kebakaran.
Satu orang tewas karena dipukuli oleh warga. Massa yang marah menduga korban adalah petugas pemadam kebakaran. Dalam kebakaran di San Juan ini, dua orang ditangkap karena diduga sebagai pemicu kerusuhan.
Setelah api berhasil dipadamkan, ditemukan tujuh mayat yang hangus terbakar. "Mereka semua diyakini berasal dari keluarga yang tinggal di salah satu unit apartemen, di mana kebakaran diduga berawal," tambah Mabunga.
Diduga, para korban mengadakan pesta hingga larut malam untuk merayakan Natal. Mayoritas dari 14 juta warga Manila adalah umat Kristiani yang sangat antusias menyambut datangnya hari natal.
Kebakaran kedua terjadi di sebuah perkampungan kumuh di Distrik San Juan, Manila. Kebakaran ini memicu kerusuhan. Para penghuni perkampungan kumuh marah karena menganggap petugas pemadam kebakaran telat tiba di lokasi kebakaran.
"Warga mulai merebut selang dari petugas pemadam kebakaran. Kami tidak bisa berbuat apa-apa, karena petugas mengkhawatirkan keselamatan mereka sendiri," kata Mabunga. Menurutnya, truk pemadam kebakaran kesulitan tiba di lokasi karena kecilnya jalan-jalan di lingkungan itu. Tambahan, banyak kendaraan yang diparkir di sisi jalan dan menghalangi truk pemadam kebakaran.
Satu orang tewas karena dipukuli oleh warga. Massa yang marah menduga korban adalah petugas pemadam kebakaran. Dalam kebakaran di San Juan ini, dua orang ditangkap karena diduga sebagai pemicu kerusuhan.
(esn)