Presiden Italia bubarkan parlemen
Sabtu, 22 Desember 2012 - 23:50 WIB
Presiden Italia bubarkan parlemen
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Italia, Giorgio Napolitano memutuskan untuk membubarkan parlemen negara itu, Sabtu (22/12/2012). Tindakan ini menyusul pengunduran diri Perdana Menteri Italia, Mario Monti, Jumat 21 Desember malam waktu setempat.
"Saya baru saja menandatangani sebuah dekrit untuk pembubaran parlemen," kata Napolitano kepada para wartawan, sesaat setelah ia berkonsultasi dengan para pemimpin politik di negara itu. Pembubaran parlemen juga dilakukan untuk membuka jalan bagi pemilihan umum nasional di Italia, yang rencananya akan berlangsung pada Februari 2013.
Monti mengundurkan diri beberapa bulan menjelang akhir masa jabatannya. Pemerintahan teknokrat ala Monti kehilangan dukungan dari Partai Kebebasan Rakyat (PDL) milik mantan PM Italia sebelumnya, Silvio Berlusconi.
Di sisi lain, Berlusconi telah menyatakan bakal kembali maju dalam pemilu mendatang. Berlusconi mengincar jabatan PM Italia untuk kali ke enam. Pada November tahun lalu, Monti menggantikan posisi Berlusconi, di saat Italia berada di tengah krisis ekonomi.
"Saya baru saja menandatangani sebuah dekrit untuk pembubaran parlemen," kata Napolitano kepada para wartawan, sesaat setelah ia berkonsultasi dengan para pemimpin politik di negara itu. Pembubaran parlemen juga dilakukan untuk membuka jalan bagi pemilihan umum nasional di Italia, yang rencananya akan berlangsung pada Februari 2013.
Monti mengundurkan diri beberapa bulan menjelang akhir masa jabatannya. Pemerintahan teknokrat ala Monti kehilangan dukungan dari Partai Kebebasan Rakyat (PDL) milik mantan PM Italia sebelumnya, Silvio Berlusconi.
Di sisi lain, Berlusconi telah menyatakan bakal kembali maju dalam pemilu mendatang. Berlusconi mengincar jabatan PM Italia untuk kali ke enam. Pada November tahun lalu, Monti menggantikan posisi Berlusconi, di saat Italia berada di tengah krisis ekonomi.
(esn)