Presiden Afghanistan sambut baik penarikan ribuan tentara Inggris
Jum'at, 21 Desember 2012 - 18:07 WIB
Presiden Afghanistan sambut baik penarikan ribuan tentara Inggris
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Afghanistan Hamid Karzai menyambut baik pernyataan Pemerintah Inggris yang mengaku akan menarik 3.800 tentaranya dari Afghansitan pada 2013 mendatang.
"Presiden menyambut baik pengumuman tersebut. Pasukan nasional Afghanistan siap untuk memberikan keamanan dan membela negara mereka," kata sebuah pernyataan dari kantor Karzai, Kamis (20/12/2012), seperti dikutip dari Iol.co.za.
Menurut Karzai, keputusan yang diambil oleh Perdana Menteri Inggris, David Cameron ini dilakukan tepat pada waktunya. Saat ini, masih ada 9.000 tentara Inggris yang tergabung dalam misi tempur NATO di Afghanistan. Cameron menyatakan, penarikan seluruh tentara Inggris dari operasi tempur di Afghanistan akan dilakukan pada 2014.
Di tahun itu pula, seluruh negara NATO akan mengakhiri misi tempur mereka di Afghanistan dan akan menyerahkan tanggung jawab keamanan negara itu pada tentara dan polisi Afghanistan. Meski Karzai yakin tentara dan polisi Afghanistan bisa mengemban tugas itu, namun banyak pengamat merasa ragu.
Sejumlah pengamat memprediksi, Afghanistan akan masuk dalam era kekerasan baru, setelah pasukan asing angkat kaki pada 2014. Prediksi yang dibantah keras oleh Karzai.
Pada kenyataannya, hingga kini aksi kekerasan masih kerap terjadi di Afghanistan. Sejumlah serangan bom dan serangan bersenjata kerap dilancarkan Taliban di seluruh penjuru negeri.
"Presiden menyambut baik pengumuman tersebut. Pasukan nasional Afghanistan siap untuk memberikan keamanan dan membela negara mereka," kata sebuah pernyataan dari kantor Karzai, Kamis (20/12/2012), seperti dikutip dari Iol.co.za.
Menurut Karzai, keputusan yang diambil oleh Perdana Menteri Inggris, David Cameron ini dilakukan tepat pada waktunya. Saat ini, masih ada 9.000 tentara Inggris yang tergabung dalam misi tempur NATO di Afghanistan. Cameron menyatakan, penarikan seluruh tentara Inggris dari operasi tempur di Afghanistan akan dilakukan pada 2014.
Di tahun itu pula, seluruh negara NATO akan mengakhiri misi tempur mereka di Afghanistan dan akan menyerahkan tanggung jawab keamanan negara itu pada tentara dan polisi Afghanistan. Meski Karzai yakin tentara dan polisi Afghanistan bisa mengemban tugas itu, namun banyak pengamat merasa ragu.
Sejumlah pengamat memprediksi, Afghanistan akan masuk dalam era kekerasan baru, setelah pasukan asing angkat kaki pada 2014. Prediksi yang dibantah keras oleh Karzai.
Pada kenyataannya, hingga kini aksi kekerasan masih kerap terjadi di Afghanistan. Sejumlah serangan bom dan serangan bersenjata kerap dilancarkan Taliban di seluruh penjuru negeri.
(esn)