Jepang sesalkan rencana Israel perluas pemukiman
Jum'at, 21 Desember 2012 - 17:05 WIB
Jepang sesalkan rencana Israel perluas pemukiman
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Jepang sangat menyesalkan rencana Israel untuk memperluas pemukiman di Yerusalem Timur. Pernyataan ini dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Jepang, Kamis (20/12/2012).
“Pemerintah Israel terus menjalankan rencananya untuk pembangunan pemukiman dan mempercepat tindakan semacam itu dalam beberapa hari terakhir. Pada saat bersamaan, masyarakat internasional melakukan upaya maksimal untuk melanjutkan negosiasi langsung antara pihak Israel dan Palestina," sebut pernyataan Kementerian Luar Negeri Jepang, seperti dikutip dari WAFA.
Menurut Pemerintah Jepang, hal ini jelas bertentangan dengan upaya berkelanjutan oleh masyarakat internasional untuk mewujudkan solusi dua-negara.
"Kegiatan pembangunan permukiman adalah pelanggaran hukum internasional dan Jepang telah berulang kali meminta Israel untuk sepenuhnya membekukan kegiatan permukiman," lanjut pernyataan Kementerian Luar Negeri Jepang.
“Pemerintah Jepang sangat menyerukan kepada Israel untuk menahan diri dari setiap tindakan sepihak yang mengubah status Yerusalem Timur, serta tidak menerapkan rencana pembangunan seperti yang disebutkan di atas demi kemajuan dalam proses perdamaian," tambah pernyataan itu.
“Pemerintah Israel terus menjalankan rencananya untuk pembangunan pemukiman dan mempercepat tindakan semacam itu dalam beberapa hari terakhir. Pada saat bersamaan, masyarakat internasional melakukan upaya maksimal untuk melanjutkan negosiasi langsung antara pihak Israel dan Palestina," sebut pernyataan Kementerian Luar Negeri Jepang, seperti dikutip dari WAFA.
Menurut Pemerintah Jepang, hal ini jelas bertentangan dengan upaya berkelanjutan oleh masyarakat internasional untuk mewujudkan solusi dua-negara.
"Kegiatan pembangunan permukiman adalah pelanggaran hukum internasional dan Jepang telah berulang kali meminta Israel untuk sepenuhnya membekukan kegiatan permukiman," lanjut pernyataan Kementerian Luar Negeri Jepang.
“Pemerintah Jepang sangat menyerukan kepada Israel untuk menahan diri dari setiap tindakan sepihak yang mengubah status Yerusalem Timur, serta tidak menerapkan rencana pembangunan seperti yang disebutkan di atas demi kemajuan dalam proses perdamaian," tambah pernyataan itu.
(esn)