Geun-hey, Presiden wanita pertama Korsel
Kamis, 20 Desember 2012 - 12:43 WIB
Geun-hey, Presiden wanita pertama Korsel
A
A
A
Sindonews.com - Kandidat presiden Korea Selatan, Park Geun-hey akhirnya menjadi presiden wanita pertama bagi Korsel. Kemenangan ini dikonfirmasi oleh Komisi Nasional Pemilu Korea Utara (NEC), Kamis (20/12) pukul 1.25 dini hari WIB.
Putri sulung mantan Presiden Park Chung-hae ini unggul tipis dari Moon Jae-in. Geun-hey memperoleh 51,6 persen suara, sementara Jae-in mengumpulkan 47,9 persen suara.
"Saya percaya padanya. Dia akan menyelamatkan negara kita," kata salah satu warga Korsel, Park Hye-sook (67), seperti dikutip dari Reuters, Rabu (19/12/2012). "Ayahnya telah menyelamatkan negeri ini.
Geun-hey mematahkan prediksi beberapa pihak yang menyebut dirinya akan kalah karena dibayangi kontroversi sang ayah, Park Chung-Hee. Hal itu ditambah dengan image positif dari Jae-In yang merupakan teman dekat dari almarhum Presiden Roh Moo-hyun. Hasil ini merupakan bukti bahwa kalangan pemilih yang berusia tua masih kagum terhadap ayah Geun-Hye.
Upacara pelantikan Geun-hey sebagai Presiden Korsel menggantikan Presiden Korsel Lee Myung-Bak akan diselenggarakan pada Februari 2013 mendatang.
Putri sulung mantan Presiden Park Chung-hae ini unggul tipis dari Moon Jae-in. Geun-hey memperoleh 51,6 persen suara, sementara Jae-in mengumpulkan 47,9 persen suara.
"Saya percaya padanya. Dia akan menyelamatkan negara kita," kata salah satu warga Korsel, Park Hye-sook (67), seperti dikutip dari Reuters, Rabu (19/12/2012). "Ayahnya telah menyelamatkan negeri ini.
Geun-hey mematahkan prediksi beberapa pihak yang menyebut dirinya akan kalah karena dibayangi kontroversi sang ayah, Park Chung-Hee. Hal itu ditambah dengan image positif dari Jae-In yang merupakan teman dekat dari almarhum Presiden Roh Moo-hyun. Hasil ini merupakan bukti bahwa kalangan pemilih yang berusia tua masih kagum terhadap ayah Geun-Hye.
Upacara pelantikan Geun-hey sebagai Presiden Korsel menggantikan Presiden Korsel Lee Myung-Bak akan diselenggarakan pada Februari 2013 mendatang.
(esn)