Turki bantah tuduhan Iran soal rudal Patriot
Rabu, 19 Desember 2012 - 16:27 WIB
Turki bantah tuduhan Iran soal rudal Patriot
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Turki membantah tuduhan Iran soal keberadaan rudal Patriot di wilayah perbatasan Turki yang berdekatan dengan Suriah. Turki menegaskan, bahwa penyebaran sistem pertahanan rudal Patriot milik NATO adalah untuk pertahanan dan bukan untuk melancarkan serangan ke negara lain.
"Kami akan mengambil langkah-langkah untuk melindungi negara kami atas dasar otorisasi dari lembaga-lembaga internasional,” kata Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan, seperti dikutip dari Xinhua, Rabu (19/12/2012).
Sebelumnya, Iran dan sejumlah negara lain mengecam permintaan pengadaan rudal Patriot yang diajukan Turki pada NATO. Iran menyebut, penempatan rudal Patriot di wilayah perbatasan Turki hanya akan meningkatkan tensi di wilayah itu.
“Langkah-langkah provokatif seperti menyebarkan rudal Patriot di perbatasan Turki-Suriah bertentangan dengan kepentingan negara-negara regional. Tindakan tersebut adalah akar penyebab ketidakstabilan di wilayah tersebut,” ujar Ramin Mehmanparast, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran.
“Sistem rudal Patriot adalah sistem pertahanan dan tidak beroperasi selama tidak ada serangan terhadap negara itu," kata Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu kepada wartawan di Ankara, Turki.
Menurut Davutoglu, melindungi wilayah sendiri dengan menggunakan kapasitas nasional dan kesempatan yang diberikan oleh NATO adalah hak Turki. “Iran harus memberikan pesan yang jelas kepada rezim Suriah untuk mengakhiri penindasan, ketimbang menunjuk jari ke Turki,” jelas Davutoglu.
"Kami akan mengambil langkah-langkah untuk melindungi negara kami atas dasar otorisasi dari lembaga-lembaga internasional,” kata Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan, seperti dikutip dari Xinhua, Rabu (19/12/2012).
Sebelumnya, Iran dan sejumlah negara lain mengecam permintaan pengadaan rudal Patriot yang diajukan Turki pada NATO. Iran menyebut, penempatan rudal Patriot di wilayah perbatasan Turki hanya akan meningkatkan tensi di wilayah itu.
“Langkah-langkah provokatif seperti menyebarkan rudal Patriot di perbatasan Turki-Suriah bertentangan dengan kepentingan negara-negara regional. Tindakan tersebut adalah akar penyebab ketidakstabilan di wilayah tersebut,” ujar Ramin Mehmanparast, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran.
“Sistem rudal Patriot adalah sistem pertahanan dan tidak beroperasi selama tidak ada serangan terhadap negara itu," kata Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu kepada wartawan di Ankara, Turki.
Menurut Davutoglu, melindungi wilayah sendiri dengan menggunakan kapasitas nasional dan kesempatan yang diberikan oleh NATO adalah hak Turki. “Iran harus memberikan pesan yang jelas kepada rezim Suriah untuk mengakhiri penindasan, ketimbang menunjuk jari ke Turki,” jelas Davutoglu.
(esn)