Murid-murid di Newton kembali bersekolah
Rabu, 19 Desember 2012 - 09:00 WIB
Murid-murid di Newton kembali bersekolah
A
A
A
Sindonews.com – Untuk pertamakalinya murid-murid di Newtown, Connecticut, Amerika Serikat (AS) kembali bersekolah, Rabu (19/12/2012), pasca tragedi pembantaian 20 murid SD Sandy Hook akhir pekan lalu. Dalam insiden penembakan massal itu, 20 murid SD Sandy Hook tewas.
Meski kembali bersekolah, namun suasana di Newton tak lagi sama seperti dulu. Sejumlah siswa mengaku melangkahkan kaki ke sekolah dengan perasaan sedih.
“Ini akan jadi pengalaman yang mengerikan, menghadapi kenyataan tragedi terjadi pada hal-hal yang biasa kami lakukan. Akan ada banyak orang yang menangis di sekolah,” ujar Miguel (16), seorang siswa SMA di Newtown, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (19/12/2012).
Untuk mengantisipasi kondisi mental para siswa, sekolah-sekolah di Newtown menyediakan sesi penyuluhan dan bimbingan di aula sekolah. Para siswa yang memerlukan bimbingan mental, diminta untuk datang ke aula dan akan ditangani oleh para penyuluh.
Sebagai langkah antisipasi agar peristiwa sejenis tak terjadi di kemudian hari, sekolah-sekolah di Newtown dikunci dari dalam dan tak memperbolehkan siapapun yang tidak berkepentingan untuk masuk ke areal sekolah.
"Yang bisa saya katakan adalah, kami telah mengambil langkah-langkah pencegahan untuk semua orang yang terlibat," kata seorang operator Polisi Newtown pada Reuters.
Meski kembali bersekolah, namun suasana di Newton tak lagi sama seperti dulu. Sejumlah siswa mengaku melangkahkan kaki ke sekolah dengan perasaan sedih.
“Ini akan jadi pengalaman yang mengerikan, menghadapi kenyataan tragedi terjadi pada hal-hal yang biasa kami lakukan. Akan ada banyak orang yang menangis di sekolah,” ujar Miguel (16), seorang siswa SMA di Newtown, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (19/12/2012).
Untuk mengantisipasi kondisi mental para siswa, sekolah-sekolah di Newtown menyediakan sesi penyuluhan dan bimbingan di aula sekolah. Para siswa yang memerlukan bimbingan mental, diminta untuk datang ke aula dan akan ditangani oleh para penyuluh.
Sebagai langkah antisipasi agar peristiwa sejenis tak terjadi di kemudian hari, sekolah-sekolah di Newtown dikunci dari dalam dan tak memperbolehkan siapapun yang tidak berkepentingan untuk masuk ke areal sekolah.
"Yang bisa saya katakan adalah, kami telah mengambil langkah-langkah pencegahan untuk semua orang yang terlibat," kata seorang operator Polisi Newtown pada Reuters.
(esn)