Bendera setengah tiang pun dikibarkan
Sabtu, 15 Desember 2012 - 13:24 WIB
Bendera setengah tiang pun dikibarkan
A
A
A
Sindonews.com– Tak ada yang menyangka akan terjadi sebuah pembantaian di Sekolah Dasar Sandy Hook, di Newtown, Connecticut, Amerika Serikat (AS), Jumat (14/12/2012). Sebab, kota yang terletak sekitar 130 km sebelah timur laut New York ini dikenal sebagai kota yang tenang.
"Sulit untuk percaya bahwa hal seperti ini bisa terjadi di kota ini," kata seorang warga Newtown, Peter Alpi (70), sambil berusaha menahan air mata. "Ini adalah kota yang sangat tenang, mungkin bisa dikatakan terlalu tenang," lanjutnya.
Setelah mendapat info kalau Adam Lanza menebar tembakan di SD Sandy Hook, polisi langsung mengepung tempat itu. Para murid sekolah itu juga langsung dievakuasi ke tampat yang aman. Para orang tua berdatangan dan dengan panik mencari anak-anak mereka.
Besarnya jumlah korban tewas akibat muntahan peluru dari senapan Lanza, membuat Presiden AS Barack Obama sampai merasa perlu mengeluarkan perintah pengibaran bendera setengah tiang di gedung-gedung publik AS.
“Kita harus berupaya bersama-sama dan mengambil tindakan yang berarti untuk mencegah tragedi seperti ini kembali terjadi, terlepas dari kepentingan politik," kata Obama.
"Sulit untuk percaya bahwa hal seperti ini bisa terjadi di kota ini," kata seorang warga Newtown, Peter Alpi (70), sambil berusaha menahan air mata. "Ini adalah kota yang sangat tenang, mungkin bisa dikatakan terlalu tenang," lanjutnya.
Setelah mendapat info kalau Adam Lanza menebar tembakan di SD Sandy Hook, polisi langsung mengepung tempat itu. Para murid sekolah itu juga langsung dievakuasi ke tampat yang aman. Para orang tua berdatangan dan dengan panik mencari anak-anak mereka.
Besarnya jumlah korban tewas akibat muntahan peluru dari senapan Lanza, membuat Presiden AS Barack Obama sampai merasa perlu mengeluarkan perintah pengibaran bendera setengah tiang di gedung-gedung publik AS.
“Kita harus berupaya bersama-sama dan mengambil tindakan yang berarti untuk mencegah tragedi seperti ini kembali terjadi, terlepas dari kepentingan politik," kata Obama.
(esn)