Obama pun meneteskan air mata
Sabtu, 15 Desember 2012 - 12:29 WIB
Obama pun meneteskan air mata
A
A
A
Sindonews.com– Pembantaian yang dilakukan Adam Lanza (20) di Sekolah Dasar Sandy Hook, di Newtown, Connecticut, Amerika Serikat (AS), Jumat (14/12/2012) siang, jadi salah satu pembantaian terburuk yang pernah terjadi di AS.
Dalam insiden penembakan ini, 20 murid SD tewas dan 7 orang dewasa tewas. Lanza sendiri melakukan bunuh diri seusai melakukan pembantaian.
Presiden AS Barack Obama langsung mengeluarkan pernyataan terkait aksi penembakan massal ini. Sambil menyeka air matanya dan berhenti sejenak guna meredakan emosinya, Obama meratapi kematian anak-anak kecil tak berdosa itu.
"Saat ini, hati kami hancur bersama dengan orang tua, kakek-nenek, saudara dan saudari dari anak-anak kecil dan bagi para keluarga orang dewasa yang hilang," kata Obama dengan suara bergetar.
"Hati kami juga hancur untuk orang tua para murid yang selamat. Mereka diberkati karena masih bisa bersama dengan anak mereka malam ini. Tapi, mereka tahu kepolosan anak mereka telah direnggut. Mereka masih terlalu dini untuk melihat tragedi seperti ini,”lanjut Obama.
Dalam insiden penembakan ini, 20 murid SD tewas dan 7 orang dewasa tewas. Lanza sendiri melakukan bunuh diri seusai melakukan pembantaian.
Presiden AS Barack Obama langsung mengeluarkan pernyataan terkait aksi penembakan massal ini. Sambil menyeka air matanya dan berhenti sejenak guna meredakan emosinya, Obama meratapi kematian anak-anak kecil tak berdosa itu.
"Saat ini, hati kami hancur bersama dengan orang tua, kakek-nenek, saudara dan saudari dari anak-anak kecil dan bagi para keluarga orang dewasa yang hilang," kata Obama dengan suara bergetar.
"Hati kami juga hancur untuk orang tua para murid yang selamat. Mereka diberkati karena masih bisa bersama dengan anak mereka malam ini. Tapi, mereka tahu kepolosan anak mereka telah direnggut. Mereka masih terlalu dini untuk melihat tragedi seperti ini,”lanjut Obama.
(esn)