1 juta pekerja migran di Thailand terancam dideportasi
Jum'at, 14 Desember 2012 - 16:02 WIB
1 juta pekerja migran di Thailand terancam dideportasi
A
A
A
Sindonews.com – Lebih dari satu juta pekerja migran di Thailand, yang sebagian besar berasal dari Myanmar, terancam dideportasi. Hal ini bisa terjadi, setelah jatuhnya batas waktu untuk mendapatkan izin kerja secara legal di Thailand.
"Setelah hari ini, mereka yang bekerja di Thailand secara ilegal akan memiliki kemungkinan untuk melakukan perjalanan kembali ke negara mereka. Dan, mereka hanya dapat kembali melalui jalur resmi," kata Dechar Peukpattanaruk, Direktur Kantor Administrasi Pekerja Asing Thailan, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (14/12/2012).
Thailand, yang merupakan kekuatan ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara, sangat tergantung pada pekerja migran. Warga Myanmar yang menerobos perbatasan kedua negara, berperan untuk mengisi kekurangan tenaga kerja di Thailand.
Menurut sensus yang dilakukan pada 2011, ada sekitar 2 hingga 2,5 juta pekerja migran dari negara-negara tetangga Thailand, termasuk Myanmar, Laos, dan Kamboja. Sekitar 80 persen dari mereka berasal dari Myanmar. Sebagian besar bekerja di industri padat karya, seperti pengolahan hasil laut dan pakaian.
Jika para tenaga kerja ilegal ini dideportasi, maka akan terjadi kekurangan tenaga kerja di perusahaan-perusahaan Thailand. Kelompok pengusaha Thailand telah mendesak pemerintah untuk memberikan tenggat waktu.
"Setelah hari ini, mereka yang bekerja di Thailand secara ilegal akan memiliki kemungkinan untuk melakukan perjalanan kembali ke negara mereka. Dan, mereka hanya dapat kembali melalui jalur resmi," kata Dechar Peukpattanaruk, Direktur Kantor Administrasi Pekerja Asing Thailan, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (14/12/2012).
Thailand, yang merupakan kekuatan ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara, sangat tergantung pada pekerja migran. Warga Myanmar yang menerobos perbatasan kedua negara, berperan untuk mengisi kekurangan tenaga kerja di Thailand.
Menurut sensus yang dilakukan pada 2011, ada sekitar 2 hingga 2,5 juta pekerja migran dari negara-negara tetangga Thailand, termasuk Myanmar, Laos, dan Kamboja. Sekitar 80 persen dari mereka berasal dari Myanmar. Sebagian besar bekerja di industri padat karya, seperti pengolahan hasil laut dan pakaian.
Jika para tenaga kerja ilegal ini dideportasi, maka akan terjadi kekurangan tenaga kerja di perusahaan-perusahaan Thailand. Kelompok pengusaha Thailand telah mendesak pemerintah untuk memberikan tenggat waktu.
(esn)