Pemerintah Spanyol bekukan aset Mubarak
Jum'at, 14 Desember 2012 - 11:00 WIB
Pemerintah Spanyol bekukan aset Mubarak
A
A
A
Sindonews.com - Polisi Spanyol mengaku telah menyita aset yang terkait dengan mantan pemimpin Mesir, Hosni Mubarak. Seperti dikutip dari BBC.co.uk, aset yang disita senilai 28 juta Euro.
Pihak berwenang Spanyol melakukan penyitaan, setelah Pemerintah Mesir yang baru membuat permintaan internasional untuk memblokir aset 130 orang yang terkait dengan pemerintah rezim Mubarak.
Pihak berwenang Spanyol menyita 18.4 juta Euro dalam produk keuangan yang telah dibekukan di bank-bank Spanyol. Aset lainnya terdiri dari properti di Madrid dan resor di kawasan Marbella, serta tujuh mobil mewah.
Menurut aparat Spanyol, dua bangunan di Distrik mewah, Moraleja di Madrid bernilai 7 juta Euro. Sedangkan nilai gabungan tujuh properti di Marbella, ditaksir mencapai lebih dari 3 juta Euro.
"Aset itu bisa berasal dari hasil kejahatan, seperti penggelapan dana publik, korupsi, atau pengayaan ilegal yang dilakukan selama masa jabatannya," kata pernyataan Kepolisian Spanyol.
Mubarak digulingkan pada 11 Februari tahun lalu, setelah hampir tiga pekan kerusuhan masal melanda Mesir. Kerusuhan ini menewaskan hampir 900 orang dan melukai 6.000 lainnya. Mubarak dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh Pengadilan Mesir.
Pihak berwenang Spanyol melakukan penyitaan, setelah Pemerintah Mesir yang baru membuat permintaan internasional untuk memblokir aset 130 orang yang terkait dengan pemerintah rezim Mubarak.
Pihak berwenang Spanyol menyita 18.4 juta Euro dalam produk keuangan yang telah dibekukan di bank-bank Spanyol. Aset lainnya terdiri dari properti di Madrid dan resor di kawasan Marbella, serta tujuh mobil mewah.
Menurut aparat Spanyol, dua bangunan di Distrik mewah, Moraleja di Madrid bernilai 7 juta Euro. Sedangkan nilai gabungan tujuh properti di Marbella, ditaksir mencapai lebih dari 3 juta Euro.
"Aset itu bisa berasal dari hasil kejahatan, seperti penggelapan dana publik, korupsi, atau pengayaan ilegal yang dilakukan selama masa jabatannya," kata pernyataan Kepolisian Spanyol.
Mubarak digulingkan pada 11 Februari tahun lalu, setelah hampir tiga pekan kerusuhan masal melanda Mesir. Kerusuhan ini menewaskan hampir 900 orang dan melukai 6.000 lainnya. Mubarak dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh Pengadilan Mesir.
(esn)