Iran minta AS bebaskan Profesor Atarodi
Kamis, 13 Desember 2012 - 22:29 WIB
Iran minta AS bebaskan Profesor Atarodi
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Iran menyerukan Amerika Serikat (AS) untuk segera membebaskan seorang dosen Universitas Teknologi Sharif, profesor Mojtaba Atarodi (54). Seperti dilaporkan kantor berita Fars, Kamis (13/12/2012), Atarodi ditangkap lebih dari satu tahun yang lalu oleh aparat AS dengan tuduhan yang tak berdasar.
“Satu tahun setelah penangkapan seorang dosen universitas terkenal Iran yang ditangkap oleh polisi AS atas tuduhan tak berdasar, saat ini pihak keluarga dan masyarakat ilmiah Iran menunggu pembebasannya segera,” kata pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Iran.
Menurut Kemenlu Iran, sejak awal penangkapan Atarodi, pihak Kemenlu telah menempatkan masalah ini sebagai agenda utama. Kemenlu Iran akan berupaya untuk segera membebaskan Atarodi.
Pengadilan AS menetapkan jaminan sebesar USD480 ribu untuk mengubah perintah penangkapan Atarodi menjadi tahanan rumah, mengingat yang bersangkutan menderita penyakit jantung yang parah.
Kemenlu Iran mengingatkan para pejabat AS untuk menghormati hak sah dari sang dosen dan menjaga kesehatannya. “Mengingat status ilmiah dan aturan internasional, bahwa ia tidak bersalah dan harus dibebaskan segera,” lanjut pernyataan itu.
Atarodi ditahan pada Desember 2011 setelah melangkah dari sebuah pesawat di bandara Los Angeles. Dia telah didakwa melanggar hukum ekspor AS, karena membeli peralatan laboratorium. Atarodi adalah seorang ahli microchip. Dia telah menulis puluhan makalah ilmiah yang berhubungan dengan teknologi microchip.
“Satu tahun setelah penangkapan seorang dosen universitas terkenal Iran yang ditangkap oleh polisi AS atas tuduhan tak berdasar, saat ini pihak keluarga dan masyarakat ilmiah Iran menunggu pembebasannya segera,” kata pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Iran.
Menurut Kemenlu Iran, sejak awal penangkapan Atarodi, pihak Kemenlu telah menempatkan masalah ini sebagai agenda utama. Kemenlu Iran akan berupaya untuk segera membebaskan Atarodi.
Pengadilan AS menetapkan jaminan sebesar USD480 ribu untuk mengubah perintah penangkapan Atarodi menjadi tahanan rumah, mengingat yang bersangkutan menderita penyakit jantung yang parah.
Kemenlu Iran mengingatkan para pejabat AS untuk menghormati hak sah dari sang dosen dan menjaga kesehatannya. “Mengingat status ilmiah dan aturan internasional, bahwa ia tidak bersalah dan harus dibebaskan segera,” lanjut pernyataan itu.
Atarodi ditahan pada Desember 2011 setelah melangkah dari sebuah pesawat di bandara Los Angeles. Dia telah didakwa melanggar hukum ekspor AS, karena membeli peralatan laboratorium. Atarodi adalah seorang ahli microchip. Dia telah menulis puluhan makalah ilmiah yang berhubungan dengan teknologi microchip.
(esn)