Iran bisa serang kepentingan AS di seluruh dunia
Kamis, 13 Desember 2012 - 11:00 WIB
Iran bisa serang kepentingan AS di seluruh dunia
A
A
A
Sindonews.com – Iran memiliki kemampuan militer yang bisa digunakan untuk menyerang kepentingan Amerika Serikat (AS) di seluruh dunia. Hal ini disampaikan oleh Mojtaba Zonour, seorang Pejabat Tinggi Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), Rabu (13/12/2012).
"Kami bisa menyerang kepentingan AS di beberapa negara di dunia, jika Washington membuat kesalahan," kata Zonour, seperti dikutip dari kantor berita Fars. Menurut Perwakilan Pemimpin Tertinggi Iran di IRGC itu, rudal Iran akan mendarat di jantung Kota Tel Aviv, Israel, jika ada rudal AS yang menyerang Iran.
Zolnour memperingatkan, bahwa meluncurkan serangan terhadap Iran adalah hal yang sangat berisiko. “Sebab, teknologi pesawat tanpa awak Iran adalah yang ketiga terbaik di dunia saat ini,” kata Zolnour.
Akhir Oktober lalu, Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi mengatakan, Angkatan Bersenjata Iran memiliki kemampuan untuk membalas setiap tindakan agresif musuh, khususnya rezim Zionis.
"Republik Islam Iran berdiri melawan semua ancaman dengan kekuatan maksimum dan akan memberikan respon terhadap setiap ancaman yang akan membuat musuh menyesal," tandas Vahidi.
"Kami bisa menyerang kepentingan AS di beberapa negara di dunia, jika Washington membuat kesalahan," kata Zonour, seperti dikutip dari kantor berita Fars. Menurut Perwakilan Pemimpin Tertinggi Iran di IRGC itu, rudal Iran akan mendarat di jantung Kota Tel Aviv, Israel, jika ada rudal AS yang menyerang Iran.
Zolnour memperingatkan, bahwa meluncurkan serangan terhadap Iran adalah hal yang sangat berisiko. “Sebab, teknologi pesawat tanpa awak Iran adalah yang ketiga terbaik di dunia saat ini,” kata Zolnour.
Akhir Oktober lalu, Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi mengatakan, Angkatan Bersenjata Iran memiliki kemampuan untuk membalas setiap tindakan agresif musuh, khususnya rezim Zionis.
"Republik Islam Iran berdiri melawan semua ancaman dengan kekuatan maksimum dan akan memberikan respon terhadap setiap ancaman yang akan membuat musuh menyesal," tandas Vahidi.
(esn)