AS kembali luncurkan pewasat antariksa X-37B
Rabu, 12 Desember 2012 - 19:06 WIB
AS kembali luncurkan pewasat antariksa X-37B
A
A
A
Sindonews.com - Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) berhasil meluncurkan roket Atlas V dari landasan Cape Canaveral, Florida, Selasa (12/12/2012) siang waktu setempat. Atlas V membawa sebuah robot kecil dalam sebuah pesawat luar angkasa X-37B.
"Puluncuran Atlas V dilakukan untuk menguji kapabilitas, kemampuan, dan efetifitas pesawat ruang angkasa X-37B," ungkap Juru Bicara Angkatan Udara Tracy Bunko dalam sebuah pernyataan tertulis.
Selang 15 menit setelah diluncurkan, dengan kecepatan 13 ribu meter per jam, X-37B telah berhasil terbang dengan sempurna.
Pihak militer AS tidak menjelaskan detail misi perjalanan ruang angkasa X-37B. Namun, Jonathan McDowell, Pengamat ilmiah dari Universitas Harvard, pusat penelitian cabang ilmu Astronomi Harvard-Smithsonian berspekulasi, peluncuran pesawat mini ini membawa sebuah sensor untuk melakukan mata-mata, sekaligus memungkinkan untuk landasan dasar uji coba berbagai proyek pembangunan ke depannya.
Penerbangan pesawat luar angkasa ini bulan yang pertama, X-37B pertama kali mengudara pada 2010 lalu selama tujuh bulan. Dalam misi penerbangan kali ini, X-37B akan menghabiskan waktu selama 1 tahun untuk mengitari orbit bumi.
"Puluncuran Atlas V dilakukan untuk menguji kapabilitas, kemampuan, dan efetifitas pesawat ruang angkasa X-37B," ungkap Juru Bicara Angkatan Udara Tracy Bunko dalam sebuah pernyataan tertulis.
Selang 15 menit setelah diluncurkan, dengan kecepatan 13 ribu meter per jam, X-37B telah berhasil terbang dengan sempurna.
Pihak militer AS tidak menjelaskan detail misi perjalanan ruang angkasa X-37B. Namun, Jonathan McDowell, Pengamat ilmiah dari Universitas Harvard, pusat penelitian cabang ilmu Astronomi Harvard-Smithsonian berspekulasi, peluncuran pesawat mini ini membawa sebuah sensor untuk melakukan mata-mata, sekaligus memungkinkan untuk landasan dasar uji coba berbagai proyek pembangunan ke depannya.
Penerbangan pesawat luar angkasa ini bulan yang pertama, X-37B pertama kali mengudara pada 2010 lalu selama tujuh bulan. Dalam misi penerbangan kali ini, X-37B akan menghabiskan waktu selama 1 tahun untuk mengitari orbit bumi.
(esn)