Besok, Iran adakan pertemuan dengan Badan Atom Internasional
Rabu, 12 Desember 2012 - 16:51 WIB
Besok, Iran adakan pertemuan dengan Badan Atom Internasional
A
A
A
Sindonews.com - Para ahli Iran dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) akan mengadakan babak baru perundingan untuk membahas program nuklir Iran. Pertemuan ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis (13/12/2012), di Teheran, Iran.
"Pertemuan akan fokus pada negosiasi teknis antara Iran dan IAEA, untuk memutuskan rencana kerangka dan modalitas (mutual) kerjasama," kata Seyed Abbas Araqchi , Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Asia dan Oceania, Selasa (11/12/2012), seperti dikutip dari kantor berita Fars.
Menurutnya, perundingan ini berbeda dengan yang sudah-sudah. “Kami telah mengatakan sebelumnya, bahwa kerangka kerjasama harus berbeda, setiap kunjungan dan kerjasama yang berada di luar usaha kami dan IAEA, harus sepenuhnya jelas dan berbeda," lanjutnya.
Dalam pernyataan pada November silam, Perwakilan Iran di IAEA, Ali Asqar Soltaniyeh mengatakan, pembicaraan antara Iran dan IAEA membutuhkan suasana yang bebas dari warna politik dan tekanan.
Soltaniyeh menekankan perlunya suasana yang tenang untuk tercapainya sukses dalam perundingan tersebut. "Keberhasilan pembicaraan di Teheran dalam upaya menghilangkan keraguan tentang program nuklir Iran, akan tergantung pada suasana yang tenang dan bebas dari warna politik dan tekanan," lanjutnya.
Sebelumnya, Juru Bicara IAEA, Gill Tudor, mengatakan, bahwa Iran dan badan Pengawas Nuklir PBB telah memutuskan untuk mengadakan pertemuan baru di Teheran pada Desember. Ia menambahkan, bahwa kedua belah pihak bertekad untuk mengeksplorasi pendekatan baru untuk menyelesaikan perbedaan mengenai kegiatan nuklir Teheran.
"Pertemuan akan fokus pada negosiasi teknis antara Iran dan IAEA, untuk memutuskan rencana kerangka dan modalitas (mutual) kerjasama," kata Seyed Abbas Araqchi , Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Asia dan Oceania, Selasa (11/12/2012), seperti dikutip dari kantor berita Fars.
Menurutnya, perundingan ini berbeda dengan yang sudah-sudah. “Kami telah mengatakan sebelumnya, bahwa kerangka kerjasama harus berbeda, setiap kunjungan dan kerjasama yang berada di luar usaha kami dan IAEA, harus sepenuhnya jelas dan berbeda," lanjutnya.
Dalam pernyataan pada November silam, Perwakilan Iran di IAEA, Ali Asqar Soltaniyeh mengatakan, pembicaraan antara Iran dan IAEA membutuhkan suasana yang bebas dari warna politik dan tekanan.
Soltaniyeh menekankan perlunya suasana yang tenang untuk tercapainya sukses dalam perundingan tersebut. "Keberhasilan pembicaraan di Teheran dalam upaya menghilangkan keraguan tentang program nuklir Iran, akan tergantung pada suasana yang tenang dan bebas dari warna politik dan tekanan," lanjutnya.
Sebelumnya, Juru Bicara IAEA, Gill Tudor, mengatakan, bahwa Iran dan badan Pengawas Nuklir PBB telah memutuskan untuk mengadakan pertemuan baru di Teheran pada Desember. Ia menambahkan, bahwa kedua belah pihak bertekad untuk mengeksplorasi pendekatan baru untuk menyelesaikan perbedaan mengenai kegiatan nuklir Teheran.
(esn)