Korut klaim sukses orbitkan satelit Kwangmyongsong-3
Rabu, 12 Desember 2012 - 10:51 WIB
Korut klaim sukses orbitkan satelit Kwangmyongsong-3
A
A
A
Sindonews.com - Korea Utara (Korut) mengklaim berhasil meluncurkan roket yang membantu satelit ilmiah memasuki orbit, Rabu (12/12/2012) dari landasan peluncuran di daerah Tongchang-ri.
"Versi kedua satelit Kwangmyongsong-3 berhasil lepas landas dari Pusat Antariksa Sohae dengan bantuan roket Unha 3 pada Rabu ini," seperti diberitakan media resmi pemerintah Korut, KCNA.
Menurut Pejabat Korea Selatan (Korsel), yang terus melakukan pemantauan terhadap persiapan peluncuran, tahap ketiga bagian roket Unha 3 meluncur pada pukul 09.51 pagi waktu setempat. Sementara, puing tahap pertama roket Korut jatuh ke Laut Kuning, sedangkan tahap kedua mendarat di dekat perairan Filipina.
Peluncuran tersebut dilakukan setelah Korut mencopot bagian-bagian dari roket Unha 3 yang rusak. Hal ini dilakukan sebagai upaya perbaikan teknis, Selasa (11/12/2012).
Kepala Antariksa Naro Korsel, Min Kyung-joo mengatakan, pencopotan salah satu bagian roket dari landasan peluncuran menujukan bahwa secara teknis mereka hanya menghadapi masalah kecil.
Seperti diketahui, rencana peluncuran rudal Korut ini telah dikecam oleh banyak negara, termasuk China yang selama ini memiliki hubungan erat dengan Korut. Meski Korut mengaku akan meluncurkan roket Unha-3 untuk mengirim satelit ke orbit bumi, namun banyak kalangan tak percaya akan pengakuan ini.
Sejumlah kalangan menilai, peluncuran roket ini adalah misi uji coba rudal balistik antar benua milik Korut. Rudal ini diyakini memiliki hulu ledak nuklir. Korut sendiri berada dalam sanksi PBB yang tak memperbolehkan mereka melakukan uji coba nuklir.
Korut mengklaim bahwa mereka memiliki hak untuk mengembangkan sesuatu yang berkaitan dengan luar angkasa, peluncuran roket bertujuan membantu satelit ilmiah masuk ke orbit.
"Versi kedua satelit Kwangmyongsong-3 berhasil lepas landas dari Pusat Antariksa Sohae dengan bantuan roket Unha 3 pada Rabu ini," seperti diberitakan media resmi pemerintah Korut, KCNA.
Menurut Pejabat Korea Selatan (Korsel), yang terus melakukan pemantauan terhadap persiapan peluncuran, tahap ketiga bagian roket Unha 3 meluncur pada pukul 09.51 pagi waktu setempat. Sementara, puing tahap pertama roket Korut jatuh ke Laut Kuning, sedangkan tahap kedua mendarat di dekat perairan Filipina.
Peluncuran tersebut dilakukan setelah Korut mencopot bagian-bagian dari roket Unha 3 yang rusak. Hal ini dilakukan sebagai upaya perbaikan teknis, Selasa (11/12/2012).
Kepala Antariksa Naro Korsel, Min Kyung-joo mengatakan, pencopotan salah satu bagian roket dari landasan peluncuran menujukan bahwa secara teknis mereka hanya menghadapi masalah kecil.
Seperti diketahui, rencana peluncuran rudal Korut ini telah dikecam oleh banyak negara, termasuk China yang selama ini memiliki hubungan erat dengan Korut. Meski Korut mengaku akan meluncurkan roket Unha-3 untuk mengirim satelit ke orbit bumi, namun banyak kalangan tak percaya akan pengakuan ini.
Sejumlah kalangan menilai, peluncuran roket ini adalah misi uji coba rudal balistik antar benua milik Korut. Rudal ini diyakini memiliki hulu ledak nuklir. Korut sendiri berada dalam sanksi PBB yang tak memperbolehkan mereka melakukan uji coba nuklir.
Korut mengklaim bahwa mereka memiliki hak untuk mengembangkan sesuatu yang berkaitan dengan luar angkasa, peluncuran roket bertujuan membantu satelit ilmiah masuk ke orbit.
(esn)