Oposisi Irak minta AS tak campur tangan di Kurdistan
Selasa, 11 Desember 2012 - 16:48 WIB
Oposisi Irak minta AS tak campur tangan di Kurdistan
A
A
A
Sindonews.com – Kaum oposisi Irak meminta Amerika Serikat (AS) tak ikut campur tangan dalam masalah di wilayah Kurdistan. Kaum oposisi juga meminta Pemerintah Irak untuk memperingatkan Washington agar menjauh dari masalah-masalah dalam negeri Irak.
"AS tidak bisa memecahkan masalah Irak. Sebab, selama 9 tahun kehadiran mereka di Irak, AS menunjukkan bahwa mereka tidak dapat melakukan apa-apa atau memecahkan masalah sedemikian rupa,” kata seorang anggota parlemen Irak dan salah satu Pemimpin koalisi Kurdistan Irak, Mahmoud Osman, seperti dikutip dari Fars, Senin (10/12/2012).
Menurutnya, selama hampir satu dakade kehadiran AS di tanah Irak, justru berdampak buruk bagi Irak. “AS telah meninggalkan ribuan masalah bagi Irak," tandasnya. Osman mendesak partai-partai politik Irak untuk memulai perundingan dalam upaya untuk menyelesaikan masalah negara.
Osman juga menekankan, bahwa pemerintah Turki harus bertanggung jawab atas masalah yang mempengaruhi Irak di wilayah Kurdi. "Di satu sisi, Turki memprovokasi Kurdistan terhadap pemerintah pusat Irak. Di sisi lain, hal itu telah menghasut pemerintah pusat (di Baghdad) terhadap Kurdi," tambahnya.
"AS tidak bisa memecahkan masalah Irak. Sebab, selama 9 tahun kehadiran mereka di Irak, AS menunjukkan bahwa mereka tidak dapat melakukan apa-apa atau memecahkan masalah sedemikian rupa,” kata seorang anggota parlemen Irak dan salah satu Pemimpin koalisi Kurdistan Irak, Mahmoud Osman, seperti dikutip dari Fars, Senin (10/12/2012).
Menurutnya, selama hampir satu dakade kehadiran AS di tanah Irak, justru berdampak buruk bagi Irak. “AS telah meninggalkan ribuan masalah bagi Irak," tandasnya. Osman mendesak partai-partai politik Irak untuk memulai perundingan dalam upaya untuk menyelesaikan masalah negara.
Osman juga menekankan, bahwa pemerintah Turki harus bertanggung jawab atas masalah yang mempengaruhi Irak di wilayah Kurdi. "Di satu sisi, Turki memprovokasi Kurdistan terhadap pemerintah pusat Irak. Di sisi lain, hal itu telah menghasut pemerintah pusat (di Baghdad) terhadap Kurdi," tambahnya.
(esn)