Obama ajukan USD60 miliar untuk rekonstruksi badai Sandy
Minggu, 09 Desember 2012 - 09:00 WIB
Obama ajukan USD60 miliar untuk rekonstruksi badai Sandy
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintahan Presiden Barack Obama meminta Kongres Amerika Serikat (AS) untuk menyetujui dana lebih dari USD60 miliar yang akan digunakan untuk rekonstruksi di wilayah Pantai Timur AS yang dihantam badai Sandy, bulan lalu.
Pejabat-pejabat dari New York, New Jersey, dan Connecticut, tiga negara bagian yang paling parah terkena hantaman badai Sandy, mengaku membutuhkan setidaknya USD82 miliar. Dana ini diperlukan untuk melakukan perbaikan dan pemulihan infrastuktur, serta untuk mencegah kerusakan serupa terjadi jika badai kembali menghantam daerah itu di kemudian hari.
"Permintaan ini dibuat untuk mencapai hasil maksimum bagi pemerintah negara bagian dan kami akan terus bekerja sama dengan pemerintah dan Kongres, jika kembali muncul kebutuhan untuk perbaikan,” kata Gubernur New York, Andrew Cuomo dan Gubernur New Jersey, Chris Christie dalam pernyataan bersama, seperti dikutip dari the star, Sabtu (8/12/2012).
Kongres AS sendiri saat ini berada di bawah tekanan untuk memotong pengeluaran dan meningkatkan pendapatan, ketika mereka mencoba untuk mengurangi defisit federal. Pada saat yang sama, anggaran negara bagian dan kota kian menipis, karena hilangnya pendapatan dari pajak properti.
"Kita membutuhkan paket pemulihan penuh untuk dipilih dalam sesi Kongres," kata Walikota New York, Michael Bloomberg dalam sebuah pernyataan. "Setiap penundaan akan menghambat pemulihan kami," lanjutnya.
Pejabat-pejabat dari New York, New Jersey, dan Connecticut, tiga negara bagian yang paling parah terkena hantaman badai Sandy, mengaku membutuhkan setidaknya USD82 miliar. Dana ini diperlukan untuk melakukan perbaikan dan pemulihan infrastuktur, serta untuk mencegah kerusakan serupa terjadi jika badai kembali menghantam daerah itu di kemudian hari.
"Permintaan ini dibuat untuk mencapai hasil maksimum bagi pemerintah negara bagian dan kami akan terus bekerja sama dengan pemerintah dan Kongres, jika kembali muncul kebutuhan untuk perbaikan,” kata Gubernur New York, Andrew Cuomo dan Gubernur New Jersey, Chris Christie dalam pernyataan bersama, seperti dikutip dari the star, Sabtu (8/12/2012).
Kongres AS sendiri saat ini berada di bawah tekanan untuk memotong pengeluaran dan meningkatkan pendapatan, ketika mereka mencoba untuk mengurangi defisit federal. Pada saat yang sama, anggaran negara bagian dan kota kian menipis, karena hilangnya pendapatan dari pajak properti.
"Kita membutuhkan paket pemulihan penuh untuk dipilih dalam sesi Kongres," kata Walikota New York, Michael Bloomberg dalam sebuah pernyataan. "Setiap penundaan akan menghambat pemulihan kami," lanjutnya.
(esn)