Sekjen PBB tiba di Turki untuk bahas masalah Suriah
Jum'at, 07 Desember 2012 - 19:53 WIB
Sekjen PBB tiba di Turki untuk bahas masalah Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon tiba di Turki untuk melakukan serangkaian pembicaraan dengan para pemimpin Turki soal krisis Suriah, Jumat (7/12/2012). Pesawat yang ditumpangi Ki-moon mendarat di bandara di provinsi Gaziantep, sebelah Tenggara Turki.
Di provinsi ini, Ki-moon akan mengunjungi sebuah kamp pengungsi di kota Islahiye. Kamp pengungsi ini dihuni warga Suriah yang melarikan diri dari negara mereka akibat perang saudara berkepanjangan.
"Setelah itu, Ki-moon akan melanjutkan perjalanan ke Ankara untuk bertemu Presiden Turki Abdullah Gul, Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan dan Menteri Luar Negeri Ahmet Davutoglu," kata pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Turki.
Kemenlu Turki juga menambahkan, pertemuan itu juga bisa saja membahas perkembangan regional terbaru di wilayah itu. Dalam beberapa pekan terakhir, Ki-moon telah memperingatkan bahaya dari konflik berkepanjangan di Suriah terhadap keamanan Turki.
Kekhawatiran kian meningkat, saat Turki meminta bantuan NATO untuk menyebar sistem pertahanan rudal Patriot di kawasan yang berbatasan dengan Suriah. NATO akan memasang sistem pertahanan rudal ini pada 2013 mendatang.
Di provinsi ini, Ki-moon akan mengunjungi sebuah kamp pengungsi di kota Islahiye. Kamp pengungsi ini dihuni warga Suriah yang melarikan diri dari negara mereka akibat perang saudara berkepanjangan.
"Setelah itu, Ki-moon akan melanjutkan perjalanan ke Ankara untuk bertemu Presiden Turki Abdullah Gul, Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan dan Menteri Luar Negeri Ahmet Davutoglu," kata pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Turki.
Kemenlu Turki juga menambahkan, pertemuan itu juga bisa saja membahas perkembangan regional terbaru di wilayah itu. Dalam beberapa pekan terakhir, Ki-moon telah memperingatkan bahaya dari konflik berkepanjangan di Suriah terhadap keamanan Turki.
Kekhawatiran kian meningkat, saat Turki meminta bantuan NATO untuk menyebar sistem pertahanan rudal Patriot di kawasan yang berbatasan dengan Suriah. NATO akan memasang sistem pertahanan rudal ini pada 2013 mendatang.
(esn)