Utusan Korsel sambangi AS untuk bicarakan roket Korut
Rabu, 05 Desember 2012 - 20:18 WIB
Utusan Korsel sambangi AS untuk bicarakan roket Korut
A
A
A
Sindonews.com – Sebagai salah satu negara tetangga terdekat, Korea Selatan (Korsel) memang sangat khawatir dengan rencana peluncuran roket Korea Utara (Korut). Meski Korut mengaku kalau roket yang rencananya akan diluncurkan pada 10-12 Desember itu dimaksudkan untuk mengirim satelit ke orbit bumi, namun banyak kalangan tak mempercayai hal ini.
Korsel dan masyarakat internasional menuding, peluncuran roket Unha-3 dilakukan Korut sebagai uji coba rudal balistik antarbenua yang membawa hulu ledak nuklir. Roket Unha-3 memiliki jangkauan sekitar 10 ribu kilometer. Dengan daya jelajah sejauh itu, Unha-3 diprediksi bisa menjangkau daratan Amerika Serikat.
Untuk membahas masalah ini, Kepala utusan nuklir Seoul, Lim Sung-nam, terbang ke Washington Amerika Serikat, Selasa (4/12/2012). "Sejalan dengan prinsip bersama, kami akan fokus berkonsultasi pada upaya menghentikan rencana peluncuran rudal Korut," kata Sung-nam, sesaat setelah ia tiba di Washington.
Di Washington, Sung-nam dijadwalkan mengunjungi Departemen Luar Negeri AS untuk bertemu dengan Glyn Davies (Utusan AS untuk masalah Korut) dan Wendy Sherman (Sekretaris Negara untuk Urusan Politik).
Selanjutnya, Sung-nam dan Davies juga dijadwalkan untuk melakukan pertemuan trilateral dengan Shinsuke Sugiyama, Direktur Jenderal Asia dan Oseania Kementerian Luar Negeri Jepang.
"Kita perlu bicara tentang cara-cara tertentu untuk membatalkan niat Korut meluncurkan roket jarak jauh. Kami akan membahas apa langkah-langkah yang diperlukan untuk memaksimalkan upaya diplomatik," lanjut Sung-nam.
Korsel dan masyarakat internasional menuding, peluncuran roket Unha-3 dilakukan Korut sebagai uji coba rudal balistik antarbenua yang membawa hulu ledak nuklir. Roket Unha-3 memiliki jangkauan sekitar 10 ribu kilometer. Dengan daya jelajah sejauh itu, Unha-3 diprediksi bisa menjangkau daratan Amerika Serikat.
Untuk membahas masalah ini, Kepala utusan nuklir Seoul, Lim Sung-nam, terbang ke Washington Amerika Serikat, Selasa (4/12/2012). "Sejalan dengan prinsip bersama, kami akan fokus berkonsultasi pada upaya menghentikan rencana peluncuran rudal Korut," kata Sung-nam, sesaat setelah ia tiba di Washington.
Di Washington, Sung-nam dijadwalkan mengunjungi Departemen Luar Negeri AS untuk bertemu dengan Glyn Davies (Utusan AS untuk masalah Korut) dan Wendy Sherman (Sekretaris Negara untuk Urusan Politik).
Selanjutnya, Sung-nam dan Davies juga dijadwalkan untuk melakukan pertemuan trilateral dengan Shinsuke Sugiyama, Direktur Jenderal Asia dan Oseania Kementerian Luar Negeri Jepang.
"Kita perlu bicara tentang cara-cara tertentu untuk membatalkan niat Korut meluncurkan roket jarak jauh. Kami akan membahas apa langkah-langkah yang diperlukan untuk memaksimalkan upaya diplomatik," lanjut Sung-nam.
(esn)