Dokter gantung diri setelah suntik mati anaknya
Sabtu, 01 Desember 2012 - 20:22 WIB
Dokter gantung diri setelah suntik mati anaknya
A
A
A
Sindonews.com - Polisi Lachish, Isreal mengatakan seorang dokter (60) ditemukan tewas gantung diri setelah membunuh putrinya yang menderita kanker stadium akhir, Jumat 30 November 2012.
"Seorang ayah yang berusia 60 tahun memutuskan melakukan eutanasia (mengakhiri nyawa seorang dengan sengaja) terhadap putrinya dengan memberikan suntikan melebihi dosis karena tak tahan melihat putrinya mati pelan-pelan akibat kanker," ungkap Shlomit Zachariya, Juru bicara kepolisian Lachish, seperti dilansir Jpost, Sabtu (1/12/2012).
Zachariya menambahkan, setelah melakukan eutanasia pada putrinya ia lantas gantung diri dan menusuk badannya hingga tewas di rumahnya.
Kepolisian tidak bisa memastikan bagaimana dan zat apa yang digunakan sang ayah untuk mengakhiri penderitaan putrinya. Jasad keduanya kini berada di Lembaga Forensik Abu Kabir untuk diotopsi.
Kepolisian mengatakan kerabat pelaku sekaligus korban meminta media masa untuk tidak menyebarkan nama keduanya.
"Seorang ayah yang berusia 60 tahun memutuskan melakukan eutanasia (mengakhiri nyawa seorang dengan sengaja) terhadap putrinya dengan memberikan suntikan melebihi dosis karena tak tahan melihat putrinya mati pelan-pelan akibat kanker," ungkap Shlomit Zachariya, Juru bicara kepolisian Lachish, seperti dilansir Jpost, Sabtu (1/12/2012).
Zachariya menambahkan, setelah melakukan eutanasia pada putrinya ia lantas gantung diri dan menusuk badannya hingga tewas di rumahnya.
Kepolisian tidak bisa memastikan bagaimana dan zat apa yang digunakan sang ayah untuk mengakhiri penderitaan putrinya. Jasad keduanya kini berada di Lembaga Forensik Abu Kabir untuk diotopsi.
Kepolisian mengatakan kerabat pelaku sekaligus korban meminta media masa untuk tidak menyebarkan nama keduanya.
(esn)