KBRI Kuala Lumpur pulangkan Jenazah Sukini
Sabtu, 01 Desember 2012 - 18:51 WIB
KBRI Kuala Lumpur pulangkan Jenazah Sukini
A
A
A
Sindonews.com - KBRI Kuala Lumpur hari ini memulangkan jenazah Sukini (35), WNI asal Lampung, yang diberitakan meninggal karena jatuh dari lantai 9 kondominium majikannya di Petaling Jaya, Malaysia, Kamis, 29 November 2012 lalu.
Dalam rilis yang diterima Sindonews, Sabtu (1/12/2012), Direktur Informasi dan Media Kemlu, PLE Priatna mengatakan, jenazah Sukini diterbangkan dari Kuala Lumpur dengan pesawat GA 819 dan dilanjutkan dengan GA 819 pukul 15.40 ke Lampung.
Kabar kematian Sukini telah diketahui oleh KBRI Kuala Lumpur dari Kepolisian Kota Damansara yang menerima pengaduan dari pihak keamanan kondominium Kamis, 29 November 2012 pukul 11.30 siang waktu setempat.
Sebelumnya diberitakan, berdasarkan keterangan saksi dan istri majikan korban, sehari sebelum tewas Sukini berusaha meminta bantuan pada pegawai kios laundry yang terletak seberang blok rumah majikanya. Kepada pegawai kios laundry, Sukini meminta dicarikan tempat persembunyian sekaligus tempat kerja baru karena dia ingin kabur dari majikannya.
Majikan Sukini mengatakan pada hari kejadian gerak gerik pembantunya yang baru bekerja selama 1,5 bulan itu tidak seperti biasanya. “Hari itu Sukini tidak berpakaian seperti biasanya, dia mengenakan kaos, celana jeans serta terlihat membawa sesuatu di saku celananya,” ungkap majikanya.
“Saya dan anak saya yang berusia satu tahun serta Sukini seperti biasanya pergi ke kedai di sekitar kondominium untuk membeli makan siang. Namun, Dalam perjalanan, korban mengaku sakit perut. akhirnya saya memutuskan untuk kembali ke rumah,” ungkap Majikan Sukini.
Istri majikan yang curiga lantas meminta korban menunjukkan isi di sakunya, namun ia menolak dan lari ke arah balkon sambil mengamuk. Istri majikan ketakutan melihat reaksi Sukini lantas meminta pertolongan tetangga, namun Sukini telah jatuh dari balkon.
Kepolisian Kota Damansara Dari menemukan bungkusan pakaian yang dipercaya milik korban sekira 50 meter dari tempat jatuhnya korban.
Berdasarkan hasil otopsi yang dikeluarkan oleh RS Sungai Buloh, diketahui penyebab kematiannya adalah kecederaan berganda akibat jatuh dari ketinggian.
Dalam rilis yang diterima Sindonews, Sabtu (1/12/2012), Direktur Informasi dan Media Kemlu, PLE Priatna mengatakan, jenazah Sukini diterbangkan dari Kuala Lumpur dengan pesawat GA 819 dan dilanjutkan dengan GA 819 pukul 15.40 ke Lampung.
Kabar kematian Sukini telah diketahui oleh KBRI Kuala Lumpur dari Kepolisian Kota Damansara yang menerima pengaduan dari pihak keamanan kondominium Kamis, 29 November 2012 pukul 11.30 siang waktu setempat.
Sebelumnya diberitakan, berdasarkan keterangan saksi dan istri majikan korban, sehari sebelum tewas Sukini berusaha meminta bantuan pada pegawai kios laundry yang terletak seberang blok rumah majikanya. Kepada pegawai kios laundry, Sukini meminta dicarikan tempat persembunyian sekaligus tempat kerja baru karena dia ingin kabur dari majikannya.
Majikan Sukini mengatakan pada hari kejadian gerak gerik pembantunya yang baru bekerja selama 1,5 bulan itu tidak seperti biasanya. “Hari itu Sukini tidak berpakaian seperti biasanya, dia mengenakan kaos, celana jeans serta terlihat membawa sesuatu di saku celananya,” ungkap majikanya.
“Saya dan anak saya yang berusia satu tahun serta Sukini seperti biasanya pergi ke kedai di sekitar kondominium untuk membeli makan siang. Namun, Dalam perjalanan, korban mengaku sakit perut. akhirnya saya memutuskan untuk kembali ke rumah,” ungkap Majikan Sukini.
Istri majikan yang curiga lantas meminta korban menunjukkan isi di sakunya, namun ia menolak dan lari ke arah balkon sambil mengamuk. Istri majikan ketakutan melihat reaksi Sukini lantas meminta pertolongan tetangga, namun Sukini telah jatuh dari balkon.
Kepolisian Kota Damansara Dari menemukan bungkusan pakaian yang dipercaya milik korban sekira 50 meter dari tempat jatuhnya korban.
Berdasarkan hasil otopsi yang dikeluarkan oleh RS Sungai Buloh, diketahui penyebab kematiannya adalah kecederaan berganda akibat jatuh dari ketinggian.
(esn)