Jihad Islam serukan persatuan di Palestina
Jum'at, 30 November 2012 - 17:35 WIB
Jihad Islam serukan persatuan di Palestina
A
A
A
Sindonews.com - Said Nakhleh, Perwakilan resmi Jihad Islam, salah satu faksi di Palestina, menyambut baik peningkatan status Palestina di PBB. Pada Jumat (30/11/2012), PBB meningkatkan status Palestina menjadi Negara Pengamat Non Anggota.
"Ini adalah saat yang tepat untuk mengakhiri perbedaan. Pemerintah Palestina mulai saat ini harus membuka jalan bagi kelompok Islam untuk bergabung dengan pemerintah," ungkak Nakhleh yang juga ikut bergabung dengan sejumlah rakyat Palestina yang menyambut putusan baru PBB ini.
Seperti diberitakan dalam Jpots, Jumat (30/11/2012), komentar ini merupakan sambutan baik yang datang dari kelompok jihad Islam dalam menanggapi rencana untuk menyatukan Pelestina.
Seperti diketahui, usai memenangkan dukungan mayoritas PBB, langkah selanjutnya yang akan diambil oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas adalah merencanakan pembangunan pemerintahan Palestina yang bersatu.
"Ini adalah saat yang tepat untuk mengakhiri perbedaan. Pemerintah Palestina mulai saat ini harus membuka jalan bagi kelompok Islam untuk bergabung dengan pemerintah," ungkak Nakhleh yang juga ikut bergabung dengan sejumlah rakyat Palestina yang menyambut putusan baru PBB ini.
Seperti diberitakan dalam Jpots, Jumat (30/11/2012), komentar ini merupakan sambutan baik yang datang dari kelompok jihad Islam dalam menanggapi rencana untuk menyatukan Pelestina.
Seperti diketahui, usai memenangkan dukungan mayoritas PBB, langkah selanjutnya yang akan diambil oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas adalah merencanakan pembangunan pemerintahan Palestina yang bersatu.
(esn)