Turki: Penempatan rudal NATO murni demi pertahanan
Sabtu, 24 November 2012 - 15:46 WIB
Turki: Penempatan rudal NATO murni demi pertahanan
A
A
A
Sindonews.com - Menanggapi komentar Pemerintah Suriah yang menuding Turki memprovokasi NATO, Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu mengatakan, pihak yang seharusnya dipersalahkan adalah Suriah.
Davutoglu menilai Suriah menyerang warga Turki dengan tank dan pesawat tempur tanpa memperdulikan aturan dalam perang. Menanggapi situasi ini, Davutoglu menganggap Turki harus melakukan sebuah tindakan yang bertujuan sebagai langkah pertahanan.
"Jika langkah ini tidak diperlukan, maka tida akan diambil. Tapi situasi saat ini berisiko terhadap keamanan Turki. Dan langkah ini harus diambil terlepas dari kapasitas nasioanal dan kerangka kerjasama sebagai anggota NATO," jelas Davutoglu.
Sebelumnya, Suriah mengecam tindakan Turki yang meminta NATO untuk menyiapkan sistem rudal Patriot di wilayah Turki yang berbatasan dengan Suriah.
"Suriah sangat mengutuk langkah provokatif baru yang dilancarkan Pemerintah Turki terhadap Suriah," ungkap Kemeterian Suriah dalam TV Suriah, Sabtu (24/11/2012).
Seperti diketahui sebelumnya, Pemerintah Turki secara resmi meminta NATO untuk menyiapkan rudal di daerah Turki yang berbatasan dengan Suriah. Permintaan ini diajukan Turki pada Senin (19/11/2012), karena khawatir dengan perkembangan perang saudara di Suriah.
Davutoglu menilai Suriah menyerang warga Turki dengan tank dan pesawat tempur tanpa memperdulikan aturan dalam perang. Menanggapi situasi ini, Davutoglu menganggap Turki harus melakukan sebuah tindakan yang bertujuan sebagai langkah pertahanan.
"Jika langkah ini tidak diperlukan, maka tida akan diambil. Tapi situasi saat ini berisiko terhadap keamanan Turki. Dan langkah ini harus diambil terlepas dari kapasitas nasioanal dan kerangka kerjasama sebagai anggota NATO," jelas Davutoglu.
Sebelumnya, Suriah mengecam tindakan Turki yang meminta NATO untuk menyiapkan sistem rudal Patriot di wilayah Turki yang berbatasan dengan Suriah.
"Suriah sangat mengutuk langkah provokatif baru yang dilancarkan Pemerintah Turki terhadap Suriah," ungkap Kemeterian Suriah dalam TV Suriah, Sabtu (24/11/2012).
Seperti diketahui sebelumnya, Pemerintah Turki secara resmi meminta NATO untuk menyiapkan rudal di daerah Turki yang berbatasan dengan Suriah. Permintaan ini diajukan Turki pada Senin (19/11/2012), karena khawatir dengan perkembangan perang saudara di Suriah.
(esn)