Rice kritik komentar Republikan

Jum'at, 23 November 2012 - 12:49 WIB
Rice kritik komentar...
Rice kritik komentar Republikan
A A A
Sindonews.com - Susan Rice, Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menegaskan bahwa dirinya menjadi korban serangan tak berdasar dari kubu Republikan dalam hal serangan di Konsulat AS di Benghazi, Libya.

Rice merupakan kandidat kuat yang bakal menggantikan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton.Namun, nominasinya mendapatkan tentangan dari Senator Republikan John Mc- Cain dan koleganya.

Republikan menegaskan bakal menolak mengonfirmasi jika Rice dijadikan Menlu AS karena kontroversi pernyataan serangan ke Konsulat Benghazi.Namun, Presiden Barack Obama dengan tegas membela Rice. Semua pihak kini menunggu apakah Obama bakal menunjuk Rice sebagai kandidat yang menggantikan Hillary.

"Biar saya jelaskan.Saya sangat menghormati Senator McCain dan pengabdiannya kepadanegarakita. Saya selalumemiliki dan saya selalu memiliki keinginan,”kata Rice menanggapi serangan kubu Republikan, seperti dikutip AFP.

"Saya pikir bahwa beberapa pernyataan yang dia buat mengenai saya itu tidak memiliki dasar. Tetapi, saya melihat ke depan untuk mendapatkan kesempatan pada waktu yang tepat untuk mendiskusikan ini dengan dia.” Serangan terhadap Konsulat AS di Benghazi itu menewaskan Duta Besar AS Chris Stevens dan tiga staf lainnya pada 11 September lalu. Mc- Cain dan kubu Republikan lainnya menuding pemerintahan AS menyampaikan informasi yang salah mengenai penyebab serangan tersebut.

Awalnya,Rice menyebutkan laporan intelijen awal mengindikasi bahwa serangan itu berlangsung spontanitas atas insiden demonstrasi terhadap fasilitas AS di beberapa negara muslim. Tapi, Pemerintah AS kini menyebutkan serangan itu sebagai tindakan teroris. Biro Penyidik Federal (FBI) dan penyidik Departemen Luar Negeri AS kini mencari penyebab serangan Benghazi.

"Tidak ada satu pun di antara kami yang beristirahat,tidak ada satu pun di antara kami yang bakal puas, hingga kami memiliki jawaban siapa yang teroris bertanggung jawab atas serangan ini dan membawa mereka ke pengadilan,”tegas Rice
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
27 menit yang lalu
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
2 jam yang lalu
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
3 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
4 jam yang lalu
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
5 jam yang lalu
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
6 jam yang lalu
Infografis
Puluhan Akademisi Kampus...
Puluhan Akademisi Kampus Kritik Penyimpangan Demokrasi Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved