Korut ancam angkat senjata, jika Korsel peringati Yonphyong
Kamis, 22 November 2012 - 18:15 WIB
Korut ancam angkat senjata, jika Korsel peringati Yonphyong
A
A
A
Sindonews.com - Korea Utara (Korut) memperingatkan Korea Selatan (Korsel) atas rencana peringatan penembakan ratusan artileri di Pulau Yonphyong, tahun 2010 lalu.
"Peringatan yang disebut pertempuran kemenangan di pulau Yonphyong, akan memicu bencana kedua selama tentara Korut terus membela tanah airnya," ungkap Juru Bicara Korut, seperti diberitakan dalam KCNA, Kamis (22/11/2012).
Ditambahkan, tindakan ini merupakan bentuk kemantapan dan bentuk pelayanan terhadap negara. “Kami tidak akan melewatkan satu pun kesempatan, jika penghasut melakukan tindakan provokatif," ungkap juru bicara Korut yang mengisyaratkan tuduhan Seoul telah memicu konflik baru di kawasan.
Sejak jauh hari, Korsel telah mengumumkan beberapa rencana yang akan dilakukan dalam peringatan penembakan ratusan artileri di Pulau Yonphyong. Salah satunya adalah peringatan serangan dan latihan menembak Angkatan Laut Korsel.
Dua tahun lalu, tepatnya pada 23 November 2010, dua tentara dilaporkan tewas, sementara beberapa warga sipil di pihak Korsel terluka setelah Korut menembakan lebih dari 200 artileri.
"Peringatan yang disebut pertempuran kemenangan di pulau Yonphyong, akan memicu bencana kedua selama tentara Korut terus membela tanah airnya," ungkap Juru Bicara Korut, seperti diberitakan dalam KCNA, Kamis (22/11/2012).
Ditambahkan, tindakan ini merupakan bentuk kemantapan dan bentuk pelayanan terhadap negara. “Kami tidak akan melewatkan satu pun kesempatan, jika penghasut melakukan tindakan provokatif," ungkap juru bicara Korut yang mengisyaratkan tuduhan Seoul telah memicu konflik baru di kawasan.
Sejak jauh hari, Korsel telah mengumumkan beberapa rencana yang akan dilakukan dalam peringatan penembakan ratusan artileri di Pulau Yonphyong. Salah satunya adalah peringatan serangan dan latihan menembak Angkatan Laut Korsel.
Dua tahun lalu, tepatnya pada 23 November 2010, dua tentara dilaporkan tewas, sementara beberapa warga sipil di pihak Korsel terluka setelah Korut menembakan lebih dari 200 artileri.
(esn)