Obama kunjungi korban badai Sandy
Jum'at, 16 November 2012 - 12:47 WIB
Obama kunjungi korban badai Sandy
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, Kamis (16/11/2012), berkeliling New York untuk menghibur puluhan ribu korban badai Sandy. Meski sudah 17 hari pasca di hatam badai Sandy, aliran listrik di kota yang tak pernah tidur ini belum kembali normal. Sekitar 25 ribu warga New York masih hidup dalam kegelapan.
Pemadaman listrik sangat menyiksa warga berpenghasilan rendah yang tinggal di perumahan rakyat di New York. Terutama bagi orang tua yang lemah dan memiliki kemampuan gerak yang terbatas.
Didampingi Gubernur New York, Andrew Cuomo, seharian Obama berkunjung wilayah Queens dan Staten Island dengan menggunakan helikoper. Di Queens, Obama bertemu dengan ratusan orang yang rumahnya hancur diterjang badai Sandy.
Sementara di Staten Island, wilayah yang paling parah di hantam badai, Obama mengunjungi sejumlah warga yang terpaksa tinggal di tempat penampungan darurat.
"Saya berjanji akan terus melanjutkan pembangunan sampai selesai," ungkap Obama seperti diberitakan BBC.co.uk, Jumat (16/11/2012).
Obama mengatakan, guna meringankan beban para korban, dia telah meminta sejumlah perusahaan asuransi menunjukan kerendahan hati untuk membantu pembangunan sejumlah bangunan yang hancur.
Obama menambahkan, bahwa dia juga telah menunjuk Menteri Perumahan dan Pembangunan Perkotaan, Shaun Donovan untuk membangun kembali wilayah yang hancur akibat diterjang badai.
Di Staten Island, setiap harinya antrian panjang terlihat di SMA yang beralih fungsi menjadi sebuah penampungan darurat. Mereka mengantri penghangat, air panas, dan klaim asuransi dari sejumlah perusahaan.
Dalam kesempatan itu, Cuomo meminta pemerintah federal AS memberikan USD 30 milyar. Dana itu diperlukan untuk pembangunan dan perbaikan jaringan listrik yang rusak pasca badai.
Pemadaman listrik sangat menyiksa warga berpenghasilan rendah yang tinggal di perumahan rakyat di New York. Terutama bagi orang tua yang lemah dan memiliki kemampuan gerak yang terbatas.
Didampingi Gubernur New York, Andrew Cuomo, seharian Obama berkunjung wilayah Queens dan Staten Island dengan menggunakan helikoper. Di Queens, Obama bertemu dengan ratusan orang yang rumahnya hancur diterjang badai Sandy.
Sementara di Staten Island, wilayah yang paling parah di hantam badai, Obama mengunjungi sejumlah warga yang terpaksa tinggal di tempat penampungan darurat.
"Saya berjanji akan terus melanjutkan pembangunan sampai selesai," ungkap Obama seperti diberitakan BBC.co.uk, Jumat (16/11/2012).
Obama mengatakan, guna meringankan beban para korban, dia telah meminta sejumlah perusahaan asuransi menunjukan kerendahan hati untuk membantu pembangunan sejumlah bangunan yang hancur.
Obama menambahkan, bahwa dia juga telah menunjuk Menteri Perumahan dan Pembangunan Perkotaan, Shaun Donovan untuk membangun kembali wilayah yang hancur akibat diterjang badai.
Di Staten Island, setiap harinya antrian panjang terlihat di SMA yang beralih fungsi menjadi sebuah penampungan darurat. Mereka mengantri penghangat, air panas, dan klaim asuransi dari sejumlah perusahaan.
Dalam kesempatan itu, Cuomo meminta pemerintah federal AS memberikan USD 30 milyar. Dana itu diperlukan untuk pembangunan dan perbaikan jaringan listrik yang rusak pasca badai.
(esn)