Jenderal Allen janji bantu penyelidikan
Jum'at, 16 November 2012 - 09:30 WIB
Jenderal Allen janji bantu penyelidikan
A
A
A
Sindonews.com - Komandan pasukan Amerika Serikat (AS) di Afghanistan Jenderal John Allen berjanji bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan yang dilakukan Pentagon.
Penyelidikan ini terkait pengiriman email yang dianggap tak pantas ke seorang wanita terkaitskandal perselingkuhan yang menyebabkan Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) David Petraeus mengundurkan diri.
Nama Allen tersangkut skandal itu setelah penyelidikan yang dilakukan Biro Penyidik Federal (FBI) menemukan puluhan ribu email yang dikirim komandan pasukan itu kepada Jill Kelley,wanita yang menjadi pusat skandal tersebut.
“Jenderal Allen bermaksud untuksepenuhnya bekerjasama dengan penyelidikan inspektur jenderal dan mengarahkan stafnya untuk melakukan hal yang sama,”ujar Kolonel Korps Angkatan Laut John Baker, yang bertindak sebagai pengacara Allen,seperti dikutip AFP. Dia menambahkan bahwa Allen berharap untuk segera menyelesaikan pertanyaanpertanyaan yang lengkap dan secepat mungkin.
“Hingga ada pertanyaan tentang komunikasi tertentu oleh Jenderal Allen, dia berbagi dalam keinginan untukmenyelesaikanpertanyaan- pertanyaan yang lengkap dan secepat mungkin, ”ungkap Baker,seperti dikutip Reuters. Baker mengatakan, kliennya tidak akan memberikan komentar lebih lanjut selama penyelidikan berlangsung.
Dia juga menjelaskan, Allen dengan tulus sangat menghargai dukungan yang diungkapkan oleh presiden, menteri pertahanan, anggota Kongres dan anggota masyarakat. “Untuk sementara, tugas umum Allen sebagai komandan pasukan AS dan kepala NATO di Afghanistan tetap menjadi fokus utama dirinya,”tegas Baker.
Hingga saat ini FBI telah menemukan 20.000 sampai 30.000 halaman korespondensi, sebagian besar email antara Allen dan Kelley,seorang tokoh kunci dalam skandal yang meruntuhkan karier mantan Kepala CIA Petraeus.
Menurut laporan BBC, terkait skandal perselingkuhan Petraeus, Obama mengatakan bahwa dirinya tidak melihat ada bukti kuat terkait dugaan perselingkuhan Petraeus yang dikompromikan dengan keamanan nasional.
Dalam komentar pertama di publik terkait skandal tersebut, Obama menambahkan,pengunduran diri Jenderal Petraeus harus menjadi catatan tersendiri untuk karier terhormatnya.
Obama menolak mengatakan apakah Gedung Putih telah diberi tahu sebelumnya tentang penyelidikan Jenderal Petraeus.“Saya menahan penghakiman dengan cara menghormati bagaimana seluruh proses yang terjadi pada Jenderal Petraeus.
Kami belum memiliki semua informasi,” terang Obama. Dia menambahkan bahwa dia memiliki banyak keyakinan di FBI dan lembaga keamanan ternama ini memiliki pekerjaan yang sulit.
Sementara, menurut keterangan seorang senator top Republikan, Petraeus akan memberikan kesaksian di Kongres tentang serangan September di konsulat AS di Libya. Senator Republik telah menyerukan sebuah komite bersama untuk menyelidiki serangan itu.
Penyelidikan ini terkait pengiriman email yang dianggap tak pantas ke seorang wanita terkaitskandal perselingkuhan yang menyebabkan Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) David Petraeus mengundurkan diri.
Nama Allen tersangkut skandal itu setelah penyelidikan yang dilakukan Biro Penyidik Federal (FBI) menemukan puluhan ribu email yang dikirim komandan pasukan itu kepada Jill Kelley,wanita yang menjadi pusat skandal tersebut.
“Jenderal Allen bermaksud untuksepenuhnya bekerjasama dengan penyelidikan inspektur jenderal dan mengarahkan stafnya untuk melakukan hal yang sama,”ujar Kolonel Korps Angkatan Laut John Baker, yang bertindak sebagai pengacara Allen,seperti dikutip AFP. Dia menambahkan bahwa Allen berharap untuk segera menyelesaikan pertanyaanpertanyaan yang lengkap dan secepat mungkin.
“Hingga ada pertanyaan tentang komunikasi tertentu oleh Jenderal Allen, dia berbagi dalam keinginan untukmenyelesaikanpertanyaan- pertanyaan yang lengkap dan secepat mungkin, ”ungkap Baker,seperti dikutip Reuters. Baker mengatakan, kliennya tidak akan memberikan komentar lebih lanjut selama penyelidikan berlangsung.
Dia juga menjelaskan, Allen dengan tulus sangat menghargai dukungan yang diungkapkan oleh presiden, menteri pertahanan, anggota Kongres dan anggota masyarakat. “Untuk sementara, tugas umum Allen sebagai komandan pasukan AS dan kepala NATO di Afghanistan tetap menjadi fokus utama dirinya,”tegas Baker.
Hingga saat ini FBI telah menemukan 20.000 sampai 30.000 halaman korespondensi, sebagian besar email antara Allen dan Kelley,seorang tokoh kunci dalam skandal yang meruntuhkan karier mantan Kepala CIA Petraeus.
Menurut laporan BBC, terkait skandal perselingkuhan Petraeus, Obama mengatakan bahwa dirinya tidak melihat ada bukti kuat terkait dugaan perselingkuhan Petraeus yang dikompromikan dengan keamanan nasional.
Dalam komentar pertama di publik terkait skandal tersebut, Obama menambahkan,pengunduran diri Jenderal Petraeus harus menjadi catatan tersendiri untuk karier terhormatnya.
Obama menolak mengatakan apakah Gedung Putih telah diberi tahu sebelumnya tentang penyelidikan Jenderal Petraeus.“Saya menahan penghakiman dengan cara menghormati bagaimana seluruh proses yang terjadi pada Jenderal Petraeus.
Kami belum memiliki semua informasi,” terang Obama. Dia menambahkan bahwa dia memiliki banyak keyakinan di FBI dan lembaga keamanan ternama ini memiliki pekerjaan yang sulit.
Sementara, menurut keterangan seorang senator top Republikan, Petraeus akan memberikan kesaksian di Kongres tentang serangan September di konsulat AS di Libya. Senator Republik telah menyerukan sebuah komite bersama untuk menyelidiki serangan itu.
(esn)