UE sumbangkan hadiah Nobel pada anak-anak di zona perang

Kamis, 15 November 2012 - 07:40 WIB
UE sumbangkan hadiah...
UE sumbangkan hadiah Nobel pada anak-anak di zona perang
A A A
Sindonews.com - Uni Eropa (UE) akan menyumbangkan uang hadiah penghargaan Nobel untuk membuat proyek-proyek bagi anak-anak di zona perang. Bulan lalu, UE mendapat penghargaan Nobel di bidang perdamaian karena dianggap berperan besar dalam mempromosikan perdamaian, demokrasi, dan hak asasi manusia selama lebih dari enam dekade.

UE dianugerahi hadiah uang sebesar 8 juta kronor Swedia (USD1,18 juta) dan medali emas 18 karat yang menampilkan profil Alfred Nobel, sosok penggagas penghargaan Nobel. Selain itu, UE juga menerima piagam penghargaan. Rincian dan proses seleksi untuk proyek anak-anak akan diputuskan dalam beberapa pekan mendatang.

"Karena anak-anak adalah masa depan setiap masyarakat dan pada saat yang sama menjadi pihak yang paling rentan, hadiah perdamaian yang diterima Uni Eropa harus diinvestasikan pada anak-anak yang menjadi korban dari konflik kekerasan," kata sebuah pernyataan UE, seperti dikutip dari the star, Rabu (14/11/2012).

Pemberian penghargaan Nobel akan dilakukan di Oslo, Norwegia, 10 Desember mendatang. Tiga petinggi UE akan hadir dalam acara ini. Mereka adalah Jose-Manuel Barroso (Presiden Komisi Eropa), Herman Van Rompuy (Presiden Dewan Eropa), dan Martin Schulz (Presiden Parlemen Eropa).
(esn)
Berita Terkait
Uni Eropa Jamin Semua...
Uni Eropa Jamin Semua Vaksin Boleh Digunakan
Lawan Disinformasi,...
Lawan Disinformasi, Uni Eropa Bentuk Kementerian Kebenaran
Kacaukan Logistik Pasukan...
Kacaukan Logistik Pasukan Rusia, Ukraina Rusak Jembatan di Wilayah Selatan
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
Presiden Jokowi di KTT...
Presiden Jokowi di KTT ASEAN - Uni Eropa
Duta Besar Uni Eropa...
Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi Jadi Dosen Tamu di UKI
Berita Terkini
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
52 menit yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
1 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
2 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
3 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
4 jam yang lalu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved