AS janjikan USD30 juta bagi korban perang Suriah
Rabu, 14 November 2012 - 19:01 WIB
AS janjikan USD30 juta bagi korban perang Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Hillary Clinton menyatakan bahwa AS akan mengucurkan USD30 juta sebagai bantuan kemanusiaan ekstra untuk mereka yang terkena dampak konflik di Suriah.
Pernyataan ini disampaikan Clinton, Rabu (14/11/201), di Australia. Clinton berada di negara itu untuk menghadiri pembicaraan keamanan dan pertahanan tahunan.
"AS akan memberikan tambahan USD30 juta dalam bentuk bantuan kemanusiaan. Bantuan ini dimaksudkan untuk menolong pengungsi di wilayah Suriah mendapatkan makanan dan juga bagi para pengungsi yang melarikan diri ke Turki, Yordania, Lebanon, dan Irak," papar Clinton.
Clinton juga menyatakan, AS mendukung terbentuknya koalisi oposisi baru di Suriah. "Kami telah sepakat bahwa pembentukan koalisi oposisi baru Suriah merupakan langkah maju yang penting dan akan memudahkan masyarakat internasional mengucurkan bantuan,” lanjutnya.
Sementara itu, sejumlah laporan menyebutkan pertempuran di Suriah masih berlangsung dengan sengit. Tank tentara pemerintah Suriah dikabarkan menembak sebuah kamp pengungsi di Selatan Damaskus. Jet-jet tempur pemerintah Suriah juga dilaporkan membombardir kota di Barat Laut yang dikuasai pemberontak.
Pernyataan ini disampaikan Clinton, Rabu (14/11/201), di Australia. Clinton berada di negara itu untuk menghadiri pembicaraan keamanan dan pertahanan tahunan.
"AS akan memberikan tambahan USD30 juta dalam bentuk bantuan kemanusiaan. Bantuan ini dimaksudkan untuk menolong pengungsi di wilayah Suriah mendapatkan makanan dan juga bagi para pengungsi yang melarikan diri ke Turki, Yordania, Lebanon, dan Irak," papar Clinton.
Clinton juga menyatakan, AS mendukung terbentuknya koalisi oposisi baru di Suriah. "Kami telah sepakat bahwa pembentukan koalisi oposisi baru Suriah merupakan langkah maju yang penting dan akan memudahkan masyarakat internasional mengucurkan bantuan,” lanjutnya.
Sementara itu, sejumlah laporan menyebutkan pertempuran di Suriah masih berlangsung dengan sengit. Tank tentara pemerintah Suriah dikabarkan menembak sebuah kamp pengungsi di Selatan Damaskus. Jet-jet tempur pemerintah Suriah juga dilaporkan membombardir kota di Barat Laut yang dikuasai pemberontak.
(esn)