Monti tak mau lagi jadi PM Italia
Senin, 12 November 2012 - 21:27 WIB
Monti tak mau lagi jadi PM Italia
A
A
A
Sindonews.com – Perdana Menteri (PM) Italia, Mario Monti mengaku tak akan mau memperpanjang masa jabatannya sebagai PM setelah pemilihan umum, April 2013 mendatang, meski banyak pihak mendukungnya. Penegasan ini disampaikan Monti di Milan, Senin (12/11/2012).
Ditanya pada sebuah acara yang diselenggarakan oleh Financial Times di Milan, apakah dia ingin tetap menjadi PM, Monti menjawab, “Tidak”. Padahal, pada September silam, ia mengaku akan tetap memangku jabatan PM bila pemilu tidak menghasilkan pemimpin dengan mayoritas yang jelas.
"Saya melihat bahwa banyak orang membayangkan skenario seperti itu," katanya. "Beberapa orang menyukai hal itu dan beberapa tidak suka. Dan, saya tidak memiliki pandangan tentang hal ini," lanjut Monti.
Monti menjabat sebagai PM Italia pada November tahun lalu, saat negara itu tengah dilanda krisis keuangan. Komunitas bisnis Italia dan banyak politisi mendukung masa jabatan kedua bagi Monti. Dukungan ini dimaksudkan untuk mengunci reformasi struktural yang telah diluncurkan dan untuk menjaga kepercayaan pasar keuangan.
Jajak pendapat terbaru menunjukkan, bahwa tidak ada partai atau koalisi partai yang akan menang lebih dari 32 persen pada pemilu mendatang. Kondisi ini juga dipengaruhi oleh sikap mantan PM Italia, Silvio Berlusconi yang mengancam akan menarik dukungan partainya dari pemerintahan Monti.
Ditanya pada sebuah acara yang diselenggarakan oleh Financial Times di Milan, apakah dia ingin tetap menjadi PM, Monti menjawab, “Tidak”. Padahal, pada September silam, ia mengaku akan tetap memangku jabatan PM bila pemilu tidak menghasilkan pemimpin dengan mayoritas yang jelas.
"Saya melihat bahwa banyak orang membayangkan skenario seperti itu," katanya. "Beberapa orang menyukai hal itu dan beberapa tidak suka. Dan, saya tidak memiliki pandangan tentang hal ini," lanjut Monti.
Monti menjabat sebagai PM Italia pada November tahun lalu, saat negara itu tengah dilanda krisis keuangan. Komunitas bisnis Italia dan banyak politisi mendukung masa jabatan kedua bagi Monti. Dukungan ini dimaksudkan untuk mengunci reformasi struktural yang telah diluncurkan dan untuk menjaga kepercayaan pasar keuangan.
Jajak pendapat terbaru menunjukkan, bahwa tidak ada partai atau koalisi partai yang akan menang lebih dari 32 persen pada pemilu mendatang. Kondisi ini juga dipengaruhi oleh sikap mantan PM Italia, Silvio Berlusconi yang mengancam akan menarik dukungan partainya dari pemerintahan Monti.
(esn)