Bulan depan, Iran kedatangan pengawas nuklir PBB

Senin, 12 November 2012 - 20:36 WIB
Bulan depan, Iran kedatangan...
Bulan depan, Iran kedatangan pengawas nuklir PBB
A A A
Sindonews.com – pemerintah Iran berharap terbentuk sebuah kerangka kerja sama saat digelarnya pertemuan antara Iran dengan pengawas nuklir PBB. Pada 13 Desember mendatang, PBB yang diwakili Badan Energi Atom Internasional (IAEA) akan melakukan kunjungan ke Iran.

Pembicaraan ini juga akan membahas kemungkinan kunjungan pengawas nuklir PBB ke situs militer Iran, Parchin. IAEA percaya kalau Teheran mungkin telah melakukan tes bahan peledak yang bisa membantu mengembangkan senjata nuklir di Parchin.

IAEA berpendapat, Iran bisa saja segera membersihkan situs Parchin untuk menghapus bukti. Namun, Iran telah membantah hal ini dan mengatakan kalau Parchin adalah kompleks militer konvensional.

Menteri Luar Negeri Iran, Ali Akbar Salehi, menyatakan optimisme atas pembicaraan yang akan dilangsungkan di Teheran ini. “Kami berharap ini adalah langkah positif bagi Iran dalam menyelesaikan masalah ini (isu nuklir). Pertemuan ini akan mengidentifikasi kerangka kerja sama dalam hal isu kunjungan ke Parchin," papar Salehi, seperti dikutip dari Reuters, Senin (12/11/2012)

Ketua IAEA, Yukiya Amano, telah menekankan agar Iran memberi akses langsung bagi pengawas nuklir PBB untuk mengunjungi Parchin. "Kegiatan di Parchin sedang berlangsung," kata Amano di Baghdad, Minggu (11/11/2012).

Ucapan Amano ini bisa berarti bahwa Iran tengah melakukan ‘kegiatan bersih-bersih’di Parchin. Tapi, Amano tak memberi rincian lebih lanjut tentang ucapannya itu. Amano menegaskan, IAEA memiliki peran penting untuk memecahkan kebuntuan soal isu nuklir Iran.

"Ini adalah untuk kepentingan Iran dan komunitas internasional," kata Amano. "Itulah sebabnya, saya pikir ada beberapa alasan bahwa Iran harus bersikap kooperatif dengan kami. Tapi pada saat bersamaan, situasinya sangat sulit dan mengkhawatirkan dan saya tidak ingin berspekulasi," lanjutnya.

Sebelumnya, pada Agustus silam, IAEA telah menjadwalkan kunjungan ke Iran. Namun rencana ini gagal dan dunia Barat menuding Iran sengaja mengulur waktu. Iran mengaku bahwa program nuklir mereka dibangun untuk tujuan damai. Tapi, negara-negara Barat menuding program nuklir itu bertujuan untuk mengembangkan senjata.
(esn)
Berita Terkait
Menlu Iran: Beberapa...
Menlu Iran: Beberapa Kesepakatan Dicapai dalam Perundingan dengan Arab Saudi
Iran Umumkan Perundingan...
Iran Umumkan Perundingan Nuklir dengan Rusia dan China
Arab Saudi Tekan Iran...
Arab Saudi Tekan Iran Terlibat dalam Perundingan Nuklir Wina
Perundingan Nuklir Iran...
Perundingan Nuklir Iran dengan AS di Roma Berjalan Konstruktif
Trump Surati Pemimpin...
Trump Surati Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei, Desak Perundingan Nuklir
Berbicara di New York,...
Berbicara di New York, Ebrahim Raisi Persilakan PBB Cek Nuklir Iran
Berita Terkini
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
45 menit yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
1 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
2 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
3 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
4 jam yang lalu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved