Gempa guncang Myanmar, 5 tewas
Minggu, 11 November 2012 - 16:08 WIB
Gempa guncang Myanmar, 5 tewas
A
A
A
Sindonews.com – Sebuah gempa berkekuatan 6,6 skala richter menguncang Myanmar, Minggu (11/11/2012). Gempa ini berpusat 60 km Barat Laut Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar. Kerusakan yang ditimbulkan gempa ini memang tak terlalu parah, namun tetap menimbulkan 5 korban tewas.
Beberapa gempa susulan yang sangat kuat juga menghantam wilayah tersebut, namun tidak ada laporan kerusakan serius. Warga di Bangkok, Thailand, juga merasakan gempa ini.
Seorang pejabat di Departemen Meteorologi Mandalay, mengatakan, pusat gempa berada di dekat kota Shwebo. Media setempat melaporkan, jembatan yang tengah di bangun di atas sungai Irrawaddy, yang berada antara kota Kyauk Myaung dan Singgu, telah runtuh.
Seorang petugas polisi di Shwebo, mengatakan, seorang wanita di Kyauk Myaung meninggal akibat gempa ini dan 10 lainnya terluka.
"Sebuah rumah ambruk di Kyauk Myaung. Sementara jembatan Radana Thinga yang masih dalam tahap pembangunan, rusak parah. Sebuah tiang baja besar jatuh ke sungai dan lima pekerja hilang," katanya kepada Reuters, Minggu (11/11/2012).
Seorang petugas polisi di Singgu, mengatakan kepada Reuters, bahwa empat orang telah meninggal di kota itu sana dan sembilan terluka akibat gempa. "Korban tidak menderita luka kritis. Namun, kami masih memantau kerusakan dan korban jiwa di sekitarnya," katanya.
Media setempat juga melaporkan adanya kerusakan kecil di beberapa daerah di sekitar Mandalay. Termasuk di Amarapura, sebuah kota yang terkenal dengan biara dan jembatan jati terpanjang di dunia.
Beberapa gempa susulan yang sangat kuat juga menghantam wilayah tersebut, namun tidak ada laporan kerusakan serius. Warga di Bangkok, Thailand, juga merasakan gempa ini.
Seorang pejabat di Departemen Meteorologi Mandalay, mengatakan, pusat gempa berada di dekat kota Shwebo. Media setempat melaporkan, jembatan yang tengah di bangun di atas sungai Irrawaddy, yang berada antara kota Kyauk Myaung dan Singgu, telah runtuh.
Seorang petugas polisi di Shwebo, mengatakan, seorang wanita di Kyauk Myaung meninggal akibat gempa ini dan 10 lainnya terluka.
"Sebuah rumah ambruk di Kyauk Myaung. Sementara jembatan Radana Thinga yang masih dalam tahap pembangunan, rusak parah. Sebuah tiang baja besar jatuh ke sungai dan lima pekerja hilang," katanya kepada Reuters, Minggu (11/11/2012).
Seorang petugas polisi di Singgu, mengatakan kepada Reuters, bahwa empat orang telah meninggal di kota itu sana dan sembilan terluka akibat gempa. "Korban tidak menderita luka kritis. Namun, kami masih memantau kerusakan dan korban jiwa di sekitarnya," katanya.
Media setempat juga melaporkan adanya kerusakan kecil di beberapa daerah di sekitar Mandalay. Termasuk di Amarapura, sebuah kota yang terkenal dengan biara dan jembatan jati terpanjang di dunia.
(esn)