Dugaan korupsi iringi penjualan senjata Rusia ke Irak

Minggu, 11 November 2012 - 15:28 WIB
Dugaan korupsi iringi...
Dugaan korupsi iringi penjualan senjata Rusia ke Irak
A A A
Sindonews.com – Kantor Perdana Menteri Irak mengaku telah membatalkan kesepakatan senilai USD4,2 miliar untuk membeli senjata dari Rusia. Semula, rencana pembelian persenjataan ini meliputi jet tempur, helikopter, dan rudal.

Penasihat Media kantor Perdana Menteri Irak, Ali al-Moussawi, mengatakan, keputusan untuk menegosiasikan ulang perjanjian itu diambil setelah Perdana Menteri Irak, Nuri al-Maliki, mendapat laporan tentang kemungkinan kesalahan dalam kontrak perjanjian.

"Kebutuhan kami untuk penambahan senjata masih tetap ada, sehingga kami akan menegosiasikan kontrak baru," kata Moussawi. "Ini adalah tindakan pencegahan, karena adanya dugaan korupsi," lanjutnya.

Meski kantor Perdana Menteri mengaku telah membatalkan perjanjian ini dan akan melakukan negosiasi ulang, namun Kementerian Pertahanan menyebut perjanjian masih berlaku. Kementerian Pertahanan Irak juga membantah adanya dugaan korupsi itu.

Pejabat Sementara Menteri Pertahanan Irak, Sadoon al-Dulaimi, yang bernegosiasi dengan Rusia, menolak tuduhan korupsi dan mengatakan penawaran akan tetap berjalan.

"Kami belum ditransfer, bahkan satu dinar pun. Juga belum ada kontrak yang ditandatangani. Ini adalah penawaran yang bersifat teknis dan keuangan," kata Dulaimi kepada wartawan di Baghdad.

Rosoboronexport, eksportir senjata dari Rusia yang akan memasok senjata, menolak berkomentar atas dugaan korupsi ini. Kantor berita Interfax melaporkan, kedutaan Rusia di Irak mengaku belum diberitahu kalau kesepakatan pembelian senjata telah dihapus.
(esn)
Berita Terkait
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Mantan Menteri Pertahanan...
Mantan Menteri Pertahanan Era Saddam Hussein Dilaporkan Meninggal di Penjara
3 Negara yang Pernah...
3 Negara yang Pernah Diserang oleh NATO dan Sekutunya
Berita Terkini
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
38 menit yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
1 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
2 jam yang lalu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
3 jam yang lalu
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
4 jam yang lalu
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
5 jam yang lalu
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved