Raihan electoral vote Obama melonjak tajam
Rabu, 07 November 2012 - 11:17 WIB
Raihan electoral vote Obama melonjak tajam
A
A
A
Sindonews.com – Setelah sempat bersaing ketat di awal-awal perhitungan suara, pada Rabu (7/11/2012) pukul 11 WIB, perolehan electoral vote Barack Obama melonjak tajam, melampaui pesaingnya, Mitt Romney.
Satu jam sebelumnya, stasiun-stasiun televisi besar di Amerika Serikat (AS) yang tergabung dalam National Election Pool menyatakan kalau perolehan electoral vote Obama dan Romney beda-beda tipis. Tapi kini, Obama memimpin atas Romney.
NBC menyebut Obama telah meraih 243 electoral vote dan Romney 203. Sementara FOX menyatakan Obama meraih 244 dan Romney 203. Sedangkan ABC menyebut Obama meraih 244 dan Rmney 204. Untuk meraih kemenangan dan melangkah ke Gedung Putih, Seorang kandidat minimal harus meraih 270 electoral vote.
National Election Pool merupakan konsorsium enam lembaga pemberitaan utama di AS. Mereka terdiri dari lima stasiun televisi, ABC, CBS, NBC, CNN, dan Fox, dan kantor berita Associated Press.
Saat ini, Romney tengah menanti hasil perhitungan suara bersama tim kampanyenya di Boston, sementara Obama memilih menunggu di tempat tinggalnya di Chicago. Obama menyiapkan pesta kemenangan di Chicago, seperti yang dilakukannya pada 2008 silam.
Satu jam sebelumnya, stasiun-stasiun televisi besar di Amerika Serikat (AS) yang tergabung dalam National Election Pool menyatakan kalau perolehan electoral vote Obama dan Romney beda-beda tipis. Tapi kini, Obama memimpin atas Romney.
NBC menyebut Obama telah meraih 243 electoral vote dan Romney 203. Sementara FOX menyatakan Obama meraih 244 dan Romney 203. Sedangkan ABC menyebut Obama meraih 244 dan Rmney 204. Untuk meraih kemenangan dan melangkah ke Gedung Putih, Seorang kandidat minimal harus meraih 270 electoral vote.
National Election Pool merupakan konsorsium enam lembaga pemberitaan utama di AS. Mereka terdiri dari lima stasiun televisi, ABC, CBS, NBC, CNN, dan Fox, dan kantor berita Associated Press.
Saat ini, Romney tengah menanti hasil perhitungan suara bersama tim kampanyenya di Boston, sementara Obama memilih menunggu di tempat tinggalnya di Chicago. Obama menyiapkan pesta kemenangan di Chicago, seperti yang dilakukannya pada 2008 silam.
(esn)