Jelang penutupan pemungutan suara, Obama main basket

Rabu, 07 November 2012 - 07:05 WIB
Jelang penutupan pemungutan...
Jelang penutupan pemungutan suara, Obama main basket
A A A
Sindonews.com – Sama seperti yang dilakukannya pada Pemilihan Presiden 2008, Barack Obama mengisi sore hari jelang penutupan pemungutan suara dengan bermain basket. Seperti dikutip dari USA Today, Selasa (6/11/2012), Obama bermain basket bersama dengan beberapa staf kampanye dan orang-orang terdekatnya di Chicago.

Arne Duncan (Sekretaris bidang Pendidikan), Alexi Giannoulias (mantan bendahara Illinois), dan seorang sahabat Obama, Reggie Love jadi pendamping Obama di tim basketnya. Beberapa nama lainnya diprediksi adalah teman-teman Obama di Chicago.

Lawan yang dihadapi tim Obama ini bukan lawan sembarangan. Dua mantan bintang NBA yang pernah membela klub Chicago Bulls, Scottie Pippen dan Randy Brown sengaja diundang untuk membuat pertandingan jadi lebih menantang.

Pertandingan ini dilangsungkan di Tim Grover's Attack Athletics facility, Chicago. Dua puluh orang yang terkumpul dibagi dalam dua tim, yang masing-masing berkekuatan 10 orang. Meski tak diketahui “hasil resmi” pertandingan ini, tapi tim Obama dikabarkan menang 20 angka.

Bermain basket di hari pemungutan suara tak ubahnya tradisi bagi kubu Obama. “Kami melakukannya empat tahun lalu dan mendapat banyak kesenangan dari aktifitas ini,” kata Duncan pada USA Today setelah pertandingan.

“Ada persahabatan yang baik dan nyata. Dia (Obama) telah bekerja begitu keras, jadi ini adalah kesempatan untuk bersantai dengan teman-teman selama beberapa jam. Hal ini membawa keberuntungan empat tahun lalu. Semoga kali ini tetap akan membawa keberuntungan,” lanjut Duncan.

Menurut Duncan, Obama berada dalam kondisi sangat bersemangat. "Dia berada dalam semangat yang tinggi. Dia merasa nyaman. Dia melontarkan lelucon dan beberapa kali mengumpat. Ini satu-satunya tempat di mana ia hanya bersantai, tanpa memikirkan kerjaan. Jadi, ini benar-benar momen istirahat yang baik baginya,” papar Duncan.

Lalu, sebagus apakah permainan Obama di pertandingan itu? "Dia bermain cukup ngotot. Dia beberapa kali melakukan pergerakan dan mencetak poin. Dia bermain sangat keras dan dia memang pemain yang pintar. Tak ada yang memberinya kelonggaran, semua orang berkompetisi dengan sebenarnya di pertandingan ini,” tambah Duncan.
(esn)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Antusiasme Masyarakat Berikan Suara Tinggi
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Berita Terkini
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
48 menit yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
1 jam yang lalu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
3 jam yang lalu
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
3 jam yang lalu
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
4 jam yang lalu
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Jelang Pembebasan Sandera,...
Jelang Pembebasan Sandera, Brigade Al-Qassam Hamas Unjuk Kekuatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved