Warga AS rela antri berjam-jam untuk berikan suara
Rabu, 07 November 2012 - 01:00 WIB
Warga AS rela antri berjam-jam untuk berikan suara
A
A
A
Sindonews.com – Animo warga Amerika Serikat untuk memberikan suara mereka dalam Pemilihan Umum kali ini sangat tinggi. Meski sudah diberlakukan pemilihan umum sejak beberapa pekan lalu dan juga sistem pemilihan lewat pos dan internet, namun jumlah warga yang datang langsung ke lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di hari pemilihan, Selasa (6/11/2012) tetap membludak.
Di beberapa tempat, warga sampai harus antri berjam-jam sebelum bisa memberikan suara mereka. Seorang warga Detroit, Rainy Hamilton (56) harus berdiri selama dua jam di dalam antrian 200 orang. Ini adalah antrian terpanjang yang pernah dialaminya selama mengikuti Pemilihan Umum di AS.
“Saya tidak keberatan sedikitpun. Saya senang karena orang-orang mau memberikan suara mereka dan saya berharap Barack Obama kembali terpilih sebagai Presiden,” kata Hamilton.
Banyak orang yang sengaja bangun lebih bagi untuk menuju TPS dengan harapan bisa mendapat barisan paling depan dan tak perlu terjebak berjam-jam di antrian. Tapi, harapan itu tak tercapai. Seperti yang terjadi pada Jay Kumr (29).
Kumr yang baru kali ini mengikuti Pemilihan Umum di AS, terkejut melihat kerumunan orang di TPS yang ditujunya. Padahal, saat itu waktu baru menunjukan pukul 7.30 pagi. “Saya suka, ini adalah hal yang menarik,” katanya.
Di beberapa TPS di negara bagian Floria, banyak warga yang sampai harus mengantri lebih dari dari dua jam. Di Orlando, sejak pukul 6.30 pagi, antrian warga sudah mengular di luar gedung TPS. “Apa pun yang terjadi, saya akan tetap memberikan suara saya,” kata Dan Moore (29) yang mengantri di depan TPS dengan mengenakan jaket dan payung untuk melindungi diri dari terpaan hujan.
Di beberapa tempat, warga sampai harus antri berjam-jam sebelum bisa memberikan suara mereka. Seorang warga Detroit, Rainy Hamilton (56) harus berdiri selama dua jam di dalam antrian 200 orang. Ini adalah antrian terpanjang yang pernah dialaminya selama mengikuti Pemilihan Umum di AS.
“Saya tidak keberatan sedikitpun. Saya senang karena orang-orang mau memberikan suara mereka dan saya berharap Barack Obama kembali terpilih sebagai Presiden,” kata Hamilton.
Banyak orang yang sengaja bangun lebih bagi untuk menuju TPS dengan harapan bisa mendapat barisan paling depan dan tak perlu terjebak berjam-jam di antrian. Tapi, harapan itu tak tercapai. Seperti yang terjadi pada Jay Kumr (29).
Kumr yang baru kali ini mengikuti Pemilihan Umum di AS, terkejut melihat kerumunan orang di TPS yang ditujunya. Padahal, saat itu waktu baru menunjukan pukul 7.30 pagi. “Saya suka, ini adalah hal yang menarik,” katanya.
Di beberapa TPS di negara bagian Floria, banyak warga yang sampai harus mengantri lebih dari dari dua jam. Di Orlando, sejak pukul 6.30 pagi, antrian warga sudah mengular di luar gedung TPS. “Apa pun yang terjadi, saya akan tetap memberikan suara saya,” kata Dan Moore (29) yang mengantri di depan TPS dengan mengenakan jaket dan payung untuk melindungi diri dari terpaan hujan.
(esn)