Paddy Power bayar petaruh yang pegang Obama
Senin, 05 November 2012 - 20:00 WIB
Paddy Power bayar petaruh yang pegang Obama
A
A
A
Sindonews.com – Bandar taruhan terbesar di Eropa, Paddy Power, mengaku telah membayar 400 ribu Poundsterling pada para petaruh yang menjagokan Barack Obama keluar sebagai pemenang Pilpres Amerika Serikat (AS). Uang itu dibayarkan Paddy Power sebelum Pilpres AS terlaksana.
Paddy Power mebayar para pelanggan mereka pada Senin (4/11/2012), sementara Pilpres AS digelar pada Selasa (6/11/2012). Jumlah 400 ribu Poundsterling tentu sangat besar. Tapi, untuk sebuah bandar judi sekelas Paddy Power, jumlah ini tidaklah seberapa. Apalagi mengingat publikasi yang mereka dapat dengan pembayaran ini.
Meski banyak jajak pendapat menempatkan Obama di atas pesaingnya, Mitt Romney, namun pertarungan di swing state bisa saja memberikan hasil yang berbeda. Tapi, Paddy Power tetap pada putusannya, bahwa petaruh yang menjagokan Obama telah memenangkan pertaruhan.
“Romney memberikan serangan yang baik dan cukup bisa meraih suara rakyat. Tapi, kami menduga dia akan lebih dikenang soal kejanggalannya dibanding potensi sebagai Predisen,” sebut pernyataan Paddy Power seperti dikutip dari ndependent.co.uk, Senin (5/11/2012).
Selain publikasi, ada pula tujuan lain Paddy Powe melakukan pembayaran diri. Menurut newstatesman.com, Paddy Power berharap para petaruh mempertaruhkan kembali uang hadiah mereka dalam taruhan yang lebih besar untuk hasil akhir Pilpres AS. Paddy Power memang tetap membuka taruhan Pilpres AS, meski sudah membayarkan sejumlah uang.
Paddy Power mebayar para pelanggan mereka pada Senin (4/11/2012), sementara Pilpres AS digelar pada Selasa (6/11/2012). Jumlah 400 ribu Poundsterling tentu sangat besar. Tapi, untuk sebuah bandar judi sekelas Paddy Power, jumlah ini tidaklah seberapa. Apalagi mengingat publikasi yang mereka dapat dengan pembayaran ini.
Meski banyak jajak pendapat menempatkan Obama di atas pesaingnya, Mitt Romney, namun pertarungan di swing state bisa saja memberikan hasil yang berbeda. Tapi, Paddy Power tetap pada putusannya, bahwa petaruh yang menjagokan Obama telah memenangkan pertaruhan.
“Romney memberikan serangan yang baik dan cukup bisa meraih suara rakyat. Tapi, kami menduga dia akan lebih dikenang soal kejanggalannya dibanding potensi sebagai Predisen,” sebut pernyataan Paddy Power seperti dikutip dari ndependent.co.uk, Senin (5/11/2012).
Selain publikasi, ada pula tujuan lain Paddy Powe melakukan pembayaran diri. Menurut newstatesman.com, Paddy Power berharap para petaruh mempertaruhkan kembali uang hadiah mereka dalam taruhan yang lebih besar untuk hasil akhir Pilpres AS. Paddy Power memang tetap membuka taruhan Pilpres AS, meski sudah membayarkan sejumlah uang.
(esn)