Pakai suku cadang aspal, Korsel tutup reaktor nuklir
Senin, 05 November 2012 - 16:22 WIB
Pakai suku cadang aspal, Korsel tutup reaktor nuklir
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) memutuskan menutup dua reaktor nuklir mereka karena beberapa komponenya diketahui menggunakan komponen berkualitas aspal, asli tapi palsu.
Menteri Pendidikan Korsel, Hong Suk-woo, mengatakan, bagian yang bermasalah bukan di inti reaktor. Ia juga menyatakan, hal ini tidak akan menimbullkan ancaman keamanan. Kerusakan terjadi pada bagian sekering di bagian kipas pendinging dan pengatur arus.
Akibat kelalaian ini para insinyur harus mengganti lebih dari 5000 sekering, kipas pendingin, dan bagian lain yang disediakan oleh delapan pemasok. Meski banyak komponen yang harus diganti, namun Suk-woo menyatakan penggantian komponen ini tak perlu dilaporkan ke badan nuklir internasional.
"Harus dilakukan pengecekan ulang secara menyeluruh untuk mengetahui bagian reaktor mana yang menggunakan komponen berkualitas palsu," ungkap Suk-woo, seperti diberitakan BBC.co.uk, Senin (5/11/2012)..
Suk-woo menambahkan, penutupan reaktor nuklir ini mungkin akan menimbulkan kekurangan pasokan aliran listrik dalam beberapa bulan menjelang musim dingin mendatang.
Menurutnya, penutupan dua reaktor nuklir ini belum pernah terjadi sebelumnya. Korsel memiliki 23 reaktor nuklir, semuanya reaktor itu mampu memenuhi 35 persen kubutuhan listrik Korsel.
Menteri Pendidikan Korsel, Hong Suk-woo, mengatakan, bagian yang bermasalah bukan di inti reaktor. Ia juga menyatakan, hal ini tidak akan menimbullkan ancaman keamanan. Kerusakan terjadi pada bagian sekering di bagian kipas pendinging dan pengatur arus.
Akibat kelalaian ini para insinyur harus mengganti lebih dari 5000 sekering, kipas pendingin, dan bagian lain yang disediakan oleh delapan pemasok. Meski banyak komponen yang harus diganti, namun Suk-woo menyatakan penggantian komponen ini tak perlu dilaporkan ke badan nuklir internasional.
"Harus dilakukan pengecekan ulang secara menyeluruh untuk mengetahui bagian reaktor mana yang menggunakan komponen berkualitas palsu," ungkap Suk-woo, seperti diberitakan BBC.co.uk, Senin (5/11/2012)..
Suk-woo menambahkan, penutupan reaktor nuklir ini mungkin akan menimbulkan kekurangan pasokan aliran listrik dalam beberapa bulan menjelang musim dingin mendatang.
Menurutnya, penutupan dua reaktor nuklir ini belum pernah terjadi sebelumnya. Korsel memiliki 23 reaktor nuklir, semuanya reaktor itu mampu memenuhi 35 persen kubutuhan listrik Korsel.
(esn)