Mampukah Romney raih 270 electoral votes?
Senin, 05 November 2012 - 11:04 WIB
Mampukah Romney raih 270 electoral votes?
A
A
A
Sindonews.com – Persaingan Barack Obama dan Mitt Romney jadi salah satu persaingan paling sengit dalam sejarah Pilpres Amerika Serikat (AS). Sejumlah jajak pendapat yang digelar media-media terkemuka di AS menunjukan selisih yang tipis antara Obama dan Romney.
Jajak pendapat yang dilakukan Reuters/Ipsos dan Wall Street Journal/NBC News menunjukan Obama meraih 48 persen, sementara Romney 47 persen. Sementara jajak pendapat yang digelar Washington Post/ABC News menyatakan dua kandidat itu sama-sama meraih 48 persen.
Seperti diketahui, setiap kandidat bisa melenggang ke Gedung Putih jika berhasil mengumpulkan minimal 270 electoral votes. Hingga kini, menurut perkiraan Associated Press, Obama telah mengantongi 249 electoral votes. Sementara Romney baru mengantongi 206 electoral votes. Total electoral votes yang tersedia adalah 538.
Votes Obama berasal dari 20 negara bagian yang memang menjadi basis Demokrat, seperti Iowa, Nevada, dan Pennsylvania. Sedangkan votes Romney berasal dari 24 negara bagian yang menjadi basis partai Republik.
Lalu, mampukah kubu Romney mendongkrak perolehan electoral votes di sisa waktu sebelum Pilpres, Selasa (6/11/2012)? “Kami merasa sedang berada di tempat yang benar-benar tepat. Pertarungan ini benar-benar seperti yang kami harapkan. Kami yakin akan memenangkan pertarungan ini,” kata Penasihat Senior tim kampanye Romney, Russ Schriefer.
Schriefer yakin, Romney bisa mengejar ketertinggalan itu. Pada hari terakhir kampanye, Senin (5/11/2012), Romney akan mengunjungi Virginia, Florida, dan New Hampshire. Setelah dari New Hampshire, Romney akan terbang ke Boston dan menanti hasil pemilihan di kota itu.
“Sangat mudah untuk berbicara tapi angka-angkalah yang menunjukan hasil sesungguhnya. Anda tidak dapat mengukur perubahan dalam pidato. Anda mengukur perubahan dalam prestasi, " kata Romney.
Jajak pendapat yang dilakukan Reuters/Ipsos dan Wall Street Journal/NBC News menunjukan Obama meraih 48 persen, sementara Romney 47 persen. Sementara jajak pendapat yang digelar Washington Post/ABC News menyatakan dua kandidat itu sama-sama meraih 48 persen.
Seperti diketahui, setiap kandidat bisa melenggang ke Gedung Putih jika berhasil mengumpulkan minimal 270 electoral votes. Hingga kini, menurut perkiraan Associated Press, Obama telah mengantongi 249 electoral votes. Sementara Romney baru mengantongi 206 electoral votes. Total electoral votes yang tersedia adalah 538.
Votes Obama berasal dari 20 negara bagian yang memang menjadi basis Demokrat, seperti Iowa, Nevada, dan Pennsylvania. Sedangkan votes Romney berasal dari 24 negara bagian yang menjadi basis partai Republik.
Lalu, mampukah kubu Romney mendongkrak perolehan electoral votes di sisa waktu sebelum Pilpres, Selasa (6/11/2012)? “Kami merasa sedang berada di tempat yang benar-benar tepat. Pertarungan ini benar-benar seperti yang kami harapkan. Kami yakin akan memenangkan pertarungan ini,” kata Penasihat Senior tim kampanye Romney, Russ Schriefer.
Schriefer yakin, Romney bisa mengejar ketertinggalan itu. Pada hari terakhir kampanye, Senin (5/11/2012), Romney akan mengunjungi Virginia, Florida, dan New Hampshire. Setelah dari New Hampshire, Romney akan terbang ke Boston dan menanti hasil pemilihan di kota itu.
“Sangat mudah untuk berbicara tapi angka-angkalah yang menunjukan hasil sesungguhnya. Anda tidak dapat mengukur perubahan dalam pidato. Anda mengukur perubahan dalam prestasi, " kata Romney.
(esn)