Romney akan utamakan kualitas pendidikan
Senin, 05 November 2012 - 09:36 WIB
Romney akan utamakan kualitas pendidikan
A
A
A
Sindonews.com – Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari partai Republik, Mitt Romney mengaku akan mengutakan kualitas pendidikan bagi anak-anak AS. Jika terpilih sebagai Presiden AS periode 2013-2017, ia tak akan mengikuti kebijakan yang dilakukan Presiden AS saat ini, Barack Obama.
Menurut Romney, Obama lebih mengutamakan kesejahteraan para pendidik, ketimbang memperhatikan mutu pendidikan yang diajarkan di sekolah-sekolah. “Anda tahu, jika Presiden Obama kembali terpilih, ia akan mengatakan hal-hal yang positif tetang pendidikan. Tetapi pada akhirnya, ia akan melakukan apa yang terbaik bagi para pendukungnya yang terdiri dari para anggota serikat pekerja pendidikan,” tandas Romney.
Romney menuturkan, jika Obama kembali terpilih, kualitas pendidikan tak akan meningkat. “Anak-anak AS akan memiliki sekolah yang sama, dengan hasil yang sama pula,” lanjutnya.
Jika terpilih sebagai Presiden, Romney berjanji akan menjadi suara bagi anak-anak dan orang tua mereka. “Saya akan memberikan orang tua informasi yang mereka perlu tahu. Apakah sekolah mereka gagal atau tidak, dan informasi yang mereka butuhkan untuk memilih sekolah, di mana anak mereka bisa sukses,” beber Romney.
Romney mengaku tak akan memberikan janji palsu untuk meningkatkan kualitas pendidikan di AS. “Saya benar-benar akan menempatkan anak-anak sebagai prioritas dan serikat pendidikan di bagian belakang. Saya akan menyediakan guru yang lebih baik bagi anak-anak kita. Anak-anak akan punya pilihan yang lebih baik untuk masa depan mereka,” tutur Romney.
Hal ini diyakini Romney tak akan bisa dicapai oleh Obama, yang memiliki basis pemilih dari kalangan pelaku pendidikan. “Presiden tak bisa bicara soal reformasi pendidikan, sementara dia harus mengutamakan kepentingan serikat pekerja pendidikan. Dia tak bisa mewakili suara anak-anak yang kurang beruntung, sekolah publik, dan sekolah dengan kepentingan khusus,” beber Romney.
Menurut Romney, Obama lebih mengutamakan kesejahteraan para pendidik, ketimbang memperhatikan mutu pendidikan yang diajarkan di sekolah-sekolah. “Anda tahu, jika Presiden Obama kembali terpilih, ia akan mengatakan hal-hal yang positif tetang pendidikan. Tetapi pada akhirnya, ia akan melakukan apa yang terbaik bagi para pendukungnya yang terdiri dari para anggota serikat pekerja pendidikan,” tandas Romney.
Romney menuturkan, jika Obama kembali terpilih, kualitas pendidikan tak akan meningkat. “Anak-anak AS akan memiliki sekolah yang sama, dengan hasil yang sama pula,” lanjutnya.
Jika terpilih sebagai Presiden, Romney berjanji akan menjadi suara bagi anak-anak dan orang tua mereka. “Saya akan memberikan orang tua informasi yang mereka perlu tahu. Apakah sekolah mereka gagal atau tidak, dan informasi yang mereka butuhkan untuk memilih sekolah, di mana anak mereka bisa sukses,” beber Romney.
Romney mengaku tak akan memberikan janji palsu untuk meningkatkan kualitas pendidikan di AS. “Saya benar-benar akan menempatkan anak-anak sebagai prioritas dan serikat pendidikan di bagian belakang. Saya akan menyediakan guru yang lebih baik bagi anak-anak kita. Anak-anak akan punya pilihan yang lebih baik untuk masa depan mereka,” tutur Romney.
Hal ini diyakini Romney tak akan bisa dicapai oleh Obama, yang memiliki basis pemilih dari kalangan pelaku pendidikan. “Presiden tak bisa bicara soal reformasi pendidikan, sementara dia harus mengutamakan kepentingan serikat pekerja pendidikan. Dia tak bisa mewakili suara anak-anak yang kurang beruntung, sekolah publik, dan sekolah dengan kepentingan khusus,” beber Romney.
(esn)